slideshow

Foto Kenangan

FKKP Kamis, 22-10-2026 Matius 5:13 Lukas 17:32

Kamis, Oktober 22, 2026 | | | |

 FKKP Kamis, 22-10-2026 

Matius 5:13 Lukas 17:32 

FKKP artinya Firman Kudus untuk Kebangunan Pagi. 

Judul buku FKKP nya : Kaum Beriman.


Matius 5:13 (TB)  

"Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.

Doa Baca Matius 5:13 (TB)

Makna rohani: Tuhan Yesus ingin kita menjadi garam dunia, yaitu membawa pengaruh yang baik melalui perkataan, sikap, dan perbuatan kita. Garam yang tawar menggambarkan kehidupan yang kehilangan pengaruhnya. Karena itu, kita perlu terus hidup dalam firman Tuhan agar kehadiran kita membawa kebaikan dan memuliakan Tuhan.

Doa Baca:

Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau memanggilku menjadi garam dunia. Bentuklah hatiku agar perkataan dan perbuatanku mencerminkan kasih-Mu. Tolong aku tetap hidup dalam firman-Mu dan menjadi berkat bagi orang-orang di sekitarku, supaya melalui hidupku, mereka dapat mengenal Engkau. Amin. 🙏

Lukas 17:32 (TB)  

Ingatlah akan isteri Lot!

Doa Baca Lukas 17:32 (TB)

Makna rohani: “Ingatlah akan istri Lot!” mengingatkan kita agar tidak melekat pada kehidupan lama dan hal-hal duniawi, tetapi tetap taat kepada Tuhan dan terus berjalan bersama-Nya. Istri Lot menoleh ke belakang ketika mereka harus meninggalkan Sodom (Kejadian 19:26). Kita diajak untuk tidak membiarkan masa lalu menghalangi ketaatan kita kepada Tuhan.

Doa Baca:

Tuhan Yesus, lepaskan hatiku dari keterikatan pada masa lalu dan hal-hal duniawi. Tolong aku agar tidak menoleh ke belakang, tetapi tetap setia mengikuti-Mu, menaati firman-Mu, dan berjalan menuju kehendak-Mu. Amin. 🙏


FKKP kiriman Bu Ida Pangaribuan :


Kamis, 22 Okt 2026 
MINGGU 3 -- HARI 4

*Rawatan Pagi*

Matius 5 : 13
*Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.*

Lukas 17 : 32 
*Ingatlah akan istri Lot!*

Berhentinya Daud menjadi kesaksian ganda di alam semesta. *Pertama*, semua pekerjaan di alam semesta harus berasal dari Allah, bukan dari bagi manusia. *Kedua*, yang penting adalah apa yang Allah lakukan bagi manusia, bukan apa yang manusia lakukan bagi Allah. 

Daud ingin membangun satu Bait bagi Allah, tetapi Allah berkata bahwa Dia akan membangun rumah bagi Daud, yang darinya satu kerajaan akan muncul. 
Bahkan setelah Allah mengucapkan firman ini kepada Daud, ia jatuh dua kali. *Pertama*, ia membunuh Uria dan merebut istrinya, Batsyeba (2 Sam. 11:2-17, 26-27). *Kedua*, ia menghitung jumlah orang Israel (24:1-10). Sungguh mengagumkan bahwa setelah pembunuhan Uria, Batsyeba lahirkan seorang putra bagi Daud, yaitu Salomo, dan setelah Daud ditegur oleh Allah karena menghitung jumlah rakyat, ia mempersembahkan kurban di sebidang tanah, seperti yang diperintahkan Allah, yang kemudian menjadi lokasi pembangunan Bait (ayat 18-25; 1 Taw. 21:1; 2 Taw. 3:1).

Baik putra maupun lokasi pembangunan Bait itu berasal dari pengampunan dosa-dosa Daud. Mereka yang dapat melihat hal ini akan menundukkan kepala dan menyembah Allah, "Bukan kami yang dapat berbuat sesuatu bagi-Mu, melainkan Engkaulah yang berbuat sesuatu bagi manusia."...Allah hanya menginginkan kerja sama kita, Dia tidak memerlukan kita untuk melakukan apa pun bagi-Nya...Kita harus menghentikan semua pendapat, keputusan, dan gagasan kita; kita perlu membiarkan Dia berbicara, membiarkan Dia masuk, dan membiarkan Dia memerintah. Yang perlu kita lakukan hanya bekerja sama dengan Dia. 

*Pembacaan Hari Ini*

"Kamu" dalam Matius 5:13 mengacu kepada kaum beriman pemenang dalam hayat kerajaan. Selain itu, menjadi garam bumi adalah perkara korporat, bukan perkara individu.. Sebagai satu entitas korporatlah, umat kerajaan menjadi garam bumi. Jika kita memisahkan diri dari kehidupan gereja, kita tidak dapat menjadi garam seperti itu.

Bagi kita untuk menjadi garam bumi berarti kita mencegah bumi agar tidak sepenuhnya rusak.... Bumi, yang diciptakan oleh Allah, telah jatuh ke dalam dosa. Dalam arti tertentu, bumi telah menjadi busuk dan rusak. Namun, garam membunuh kuman, menghilangkan kebusukan, dan menjaga segala sesuatu dalam kondisi aslinya.... Oleh karena itu, fungsi garam adalah memelihara apa yang telah diciptakan Allah. Seluruh bumi semakin membusuk.... Bagi bumi yang telah rusak, umat Kerajaan Surga adalah unsur yang menjaga bumi agar tidak sepenuhnya rusak. Mereka memiliki fungsi garam untuk membunuh kuman, menghilangkan kebusukan, dan menjaga segala sesuatu dalam kondisi aslinya atau mengembalikannya ke kondisi yang diciptakan Allah.

Ketika Kerajaan Seribu Tahun tiba, seluruh bumi akan digarami. Semua kuman di bumi akan dimatikan sepenuhnya, dan seluruh bumi tidak hanya akan didapatkan kembali oleh Kristus, tetapi juga dikembalikan ke kondisi yang diciptakan Allah. Pekerjaan ini akan dilakukan oleh umat kerajaan. Di mana pun umat kerajaan berada, mereka harus melaksanakan fungsi penggaraman terhadap orang-orang di sekitar mereka. Di lingkungan kita, kita harus menjalankan fungsi kita dalam membunuh kuman-kuman... Jika kita miskin di dalam roh, berdukacita, lemah lembut, adil benar, berbelaskasihan, dan murni dalam mencari Allah, kita akan memiliki fungsi menggarami. Tidak perlu menegur orang lain atau menunjukkan kesalahan dan kekurangan mereka. Mereka akan digarami hanya dengan kehadiran kita. Inilah arti menjadi garam yang membunuh kuman-kuman di bumi yang rusak ini. 

Istri Lot menjadi tiang garam karena dia menoleh ke Sodom seakan-akan segan meninggalkannya. Pandangan yang demikian menunjukkan bahwa dia mengasihi dan memustikakan dunia jahat yang akan dihakimi dan dimusnahkan oleh Allah. Dia diselamatkan dari Sodom, tetapi dia tidak sampai pada tempat aman yang dicapai oleh Lot (Kej. 19:15-30). Dia tidak binasa; juga tidak sepenuhnya diselamatkan. Seperti garam yang menjadi tawar (Luk. 14:34-35), dia ditinggalkan di tempat yang memalukan. Ini merupakan suatu peringatan yang serius kepada kaum beriman yang mengasihi dunia.


FKKP kiriman Pak Domu Nababan :

Kamis, 22 Oktober 2026 

 Matius. 5:13
*_Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang._*

Lukas. 17:32
*_Ingatlah akan istri Lot!_*
      
*_Kaum beriman adalah garam bumi, orang-orang yang membunuh & melenyapkan kuman-kuman kerusakan & kebusukan bumi_*. 
 
Istri Lot menjadi tiang garam & kehilangan fungsi penggaramannya karena ia menengok ke belakang ke Sodom, menunjukkan bahwa ia mengasihi & memustikakan dunia jahat yang akan Allah hancurkan.
Untuk berkarier mengikuti Tuhan, kita harus memberikan semua yang kita miliki & segala yang dapat kita lakukan; kalau tidak, kita akan gagal, menjadi garam yang tak memiliki rasa & dibuang dari alam mulia ke tempat yang memalukan.
Kita seharusnya tidak kecewa atau putus asa tetapi dikuatkan & dimampukan untuk memperhidupkan ekonomi Allah oleh Allah Tritunggal yang telah melalui proses & rampung sebagai kasih karunia yang serba cukup.
*Berhentinya Daud menjadi kesaksian ganda di alam semesta.*

  Semua pekerjaan di alam semesta harus berasal dari Allah, bukan dari manusia. 

 Yang penting adalah apa yang Allah lakukan bagi manusia, bukan apa yang manusia lakukan bagi Allah.
*_Daud ingin membangun satu Bait bagi Allah, tetapi Allah berkata bahwa Dia akan membangun rumah bagi Daud, yang darinya satu kerajaan akan muncul._* 
Bahkan setelah Allah mengucapkan firman ini kepada Daud, ia jatuh dua kali. 
 ■Ia membunuh Uria & merebut istrinya, Batsyeba.  
 ■Ia menghitung jumlah orang Israel . 
 Sungguh mengagumkan bahwa setelah pembunuhan Uria, Batsyeba melahirkan seorang putra bagi Daud, yaitu Salomo, & 
setelah Daud ditegur oleh Allah karena menghitung jumlah rakyat, ia mempersembahkan kurban di sebidang tanah, seperti yang diperintahkan Allah, yang kemudian menjadi lokasi pembangunan Bait 
*Baik putra maupun lokasi pembangunan Bait itu berasal dari pengampunan dosa-dosa Daud.* 
Mereka yang dapat melihat hal ini akan menundukkan kepala dan menyembah Allah, *_“Bukan kami yang dapat berbuat sesuatu bagi-Mu, melainkan Engkaulah yang berbuat sesuatu bagi manusia.”_*
*Allah hanya menginginkan kerja sama kita; Dia tidak memerlukan kita untuk melakukan apa pun bagi-Nya.*  

Kita harus menghentikan semua pendapat, keputusan, & gagasan kita; kita perlu membiarkan Dia berbicara, membiarkan Dia masuk, dan membiarkan Dia memerintah. 

*_Yang perlu kita lakukan hanya bekerja sama dengan Dia._*

Bagi kita untuk menjadi garam bumi berarti kita mencegah bumi agar tidak sepenuhnya rusak. 
Bumi, yang diciptakan oleh Allah, telah jatuh ke dalam dosa. Dalam arti tertentu, bumi telah menjadi busuk & rusak. 
Namun, garam membunuh kuman, 
menghilangkan kebusukan, & 
menjaga segala sesuatu dalam kondisi aslinya.
*_Oleh karena itu, fungsi garam adalah memelihara apa yang telah diciptakan Allah. Seluruh bumi semakin membusuk._*

 Bagi bumi yang telah rusak, umat Kerajaan Surga adalah unsur yang menjaga bumi agar tidak sepenuhnya rusak. Mereka memiliki fungsi garam untuk membunuh kuman, menghilangkan kebusukan, & menjaga segala sesuatu dalam kondisi aslinya atau mengembalikannya ke kondisi yang diciptakan Allah.
Di mana pun umat kerajaan berada, mereka harus melaksanakan fungsi penggaraman terhadap orang-orang di sekitar mereka. *_Di lingkungan kita, kita harus menjalankan fungsi kita dalam membunuh kuman-kuman._* 
Jika kita miskin di dalam roh, berdukacita, lemah lembut, adil benar, berbelaskasihan, & murni dalam mencari Allah, kita akan memiliki fungsi menggarami. *Tidak perlu menegur orang lain atau menunjukkan kesalahan & kekurangan mereka.*


Penulis : Anita Handayani 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung dan mempostingkan komentar nya 🌺👍

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Label

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...