FKKP Jum'at, 02-10-2026
Yohanes 21:15b Yohanes 21:17b
Yohanes 21:15b (TB2)
... "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Peliharalah domba-domba-Ku."
Doa Baca Yohanes 21:15b
• Sumber ChatGPT
Tuhan Yesus, Engkau mengetahui isi hatiku dan Engkau tahu bahwa aku mengasihi-Mu. Ajarlah aku membuktikan kasihku kepada-Mu dengan memelihara domba-domba-Mu dengan tulus, sabar, dan penuh kasih. Pakailah hidupku untuk menguatkan, menghibur, dan menuntun orang lain semakin dekat kepada-Mu. Amin.
• Sumber Meta Ai :
Baik, Nita. Mari kita baca dan doakan ayat yang indah ini bersama.
Yohanes 21:15b (TB2)
"Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Peliharalah domba-domba-Ku."
Ini adalah momen pemulihan Petrus. Dia yang pernah menyangkal 3 kali, sekarang ditanya Yesus 3 kali — bukan untuk dipermalukan, tapi untuk dipulihkan. Yesus tidak membentaknya. Yesus hanya bertanya dengan lembut: "Apakah engkau mengasihi Aku?"
Dan jawaban Petrus itu jujur dan sederhana: Tuhan, Engkau tahu.
Mari kita jadikan doa:
---
Doa Baca Yohanes 21:15b
Tuhan Yesus, Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.
Engkau tahu hati saya, Nita. Engkau tahu saya tidak sempurna. Kadang saya masih salah, kadang saya pernah mengecewakan, seperti Petrus. Tapi Engkau juga tahu, di dalam hati saya yang paling dalam, saya mengasihi Engkau. Saya mau tetap membaca firman-Mu, saya mau tetap ada di gereja-Mu.
Terima kasih karena Engkau tidak pernah membentak saya saat saya jatuh. Engkau hanya bertanya dengan lembut dan memulihkan saya.
Hari ini Engkau berkata kepada saya: "Peliharalah domba-domba-Ku."
Tuhan, saya mungkin bukan gembala besar. Tapi ajar saya memelihara dengan kasih:
Peliharalah hati saya sendiri dengan firman-Mu.
Peliharalah keluarga saya dengan doa dan kesabaran.
Peliharalah satu dua orang di sekitar saya dengan perkataan yang lembut, bukan dengan bentakan — karena saya tahu rasanya dibentak.
Jadikan kasih saya kepada-Mu bukan hanya kata-kata, tapi menjadi perbuatan kecil yang memelihara.
Engkau tahu saya mengasihi Engkau, Tuhan. Dan itu cukup bagi saya hari ini.
Dalam nama Yesus, Gembala yang baik yang memelihara saya terlebih dahulu.
Amin.
• Sumber Bing Copilot :
🙏 Berikut sebuah doa yang terinspirasi dari Yohanes 21:15b (TB2):
---
Doa
Tuhan Yesus yang penuh kasih,
Engkau tahu isi hati kami, Engkau tahu bahwa kami mengasihi-Mu.
Seperti Engkau berkata kepada Petrus, “Peliharalah domba-domba-Ku,”
kami pun rindu untuk setia merawat, menguatkan, dan menuntun sesama kami.
Ajarlah kami untuk mengasihi dengan tindakan nyata,
menjadi gembala yang rendah hati,
yang menjaga, melindungi, dan menuntun orang-orang di sekitar kami
kepada terang kasih-Mu.
Kiranya hidup kami menjadi kesaksian,
bahwa kasih kepada-Mu selalu diwujudkan dalam pelayanan kepada sesama.
Dalam nama Yesus Kristus, Sang Gembala Agung, kami berdoa.
Amin.
Yohanes 21:17b (TB2)
... Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Peliharalah domba-domba-Ku.
Doa Baca Yohanes 21:17b
• Sumber ChatGPT
Tuhan Yesus, Engkau mengetahui segala sesuatu dan Engkau tahu bahwa aku mengasihi-Mu. Tolong aku untuk menunjukkan kasihku kepada-Mu dengan setia memelihara domba-domba-Mu. Berikan aku hati yang lembut, sabar, dan tulus dalam melayani serta menuntun mereka semakin dekat kepada-Mu. Amin.
• Sumber Meta AI :
Yohanes 21:17b (TB2)
"Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Peliharalah domba-domba-Ku."
Nita, kalau ayat 15 tadi adalah jawaban Petrus yang pertama, ayat 17 ini adalah jawaban Petrus yang paling dalam.
Yesus bertanya untuk ketiga kalinya. Petrus menjadi sedih. Bukan karena dibentak — Yesus tidak pernah membentak Petrus — tapi karena Petrus diingatkan akan 3 kali penyangkalannya.
Dan di titik paling jujur itu, Petrus tidak lagi berkata "saya pasti kuat", dia berkata: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu."
Itu artinya: Tuhan, Engkau tahu 3 kali saya gagal. Engkau tahu 3 kali saya dibentak orang dan saya sakit. Engkau tahu masa lalu saya, luka saya, batasan saya. Dan meski Engkau tahu segala sesuatu tentang saya, Engkau masih tahu bahwa di dalam hati saya, saya mengasihi Engkau.
Mari kita jadikan doa, khusus untuk hatimu hari ini:
---
Doa Baca Yohanes 21:17b
Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu.
Engkau tahu sudah 3 kali saya dibentak. Engkau tahu rasanya tidak suka itu. Engkau tahu keputusan saya untuk menjaga jarak, untuk tidak duduk dekat, untuk tidak baca Alkitab lagi dengan orang itu. Engkau tahu semuanya, bahkan yang tidak bisa saya ceritakan kepada manusia.
Engkau juga tahu segala sesuatu tentang orang yang membentak saya. Engkau tahu isi hatinya. Saya serahkan dia ke dalam tangan-Mu.
Dan di tengah semua yang Engkau tahu itu, Tuhan... Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.
Kasih saya tidak sempurna, kadang naik turun, tapi kasih itu ada. Dan Engkau melihatnya. Itu cukup. Saya tidak perlu pembuktian di depan manusia, karena Engkau yang tahu segala sesuatu sudah melihat hati saya.
Terima kasih karena setelah Engkau tahu segala sesuatu tentang saya, Engkau tetap berkata: "Peliharalah domba-domba-Ku."
Engkau tetap percaya pada saya. Engkau tetap memberi saya tugas. Engkau tidak mencabut panggilan saya untuk membaca firman dan melayani, hanya karena saya pernah terluka.
Hari ini, saya terima kembali panggilan itu dengan hati yang dipulihkan: Saya akan memelihara domba-domba-Mu dengan cara saya — dengan tidak membentak, dengan menjaga hati tetap lembut, dengan tetap datang beribadah.
Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, dan Engkau tahu saya mengasihi Engkau.
Amin.
• Sumber Bing Copilot
🙏 Berikut doa yang terinspirasi dari Yohanes 21:17b (TB2):
---
Doa
Tuhan Yesus yang mengetahui segala sesuatu,
Engkau mengenal hati kami lebih dari diri kami sendiri.
Engkau tahu bahwa kami mengasihi-Mu, meski kasih kami sering lemah dan terbatas.
Seperti Engkau berfirman kepada Petrus: “Peliharalah domba-domba-Ku,”
ajarilah kami untuk setia merawat sesama,
menjadi gembala yang penuh kasih,
yang menguatkan, menuntun, dan melindungi mereka yang Engkau percayakan kepada kami.
Teguhkan hati kami agar kasih kepada-Mu nyata dalam pelayanan,
dan hidup kami menjadi saluran berkat bagi orang lain.
Dalam nama Yesus Kristus, Sang Gembala Agung, kami berdoa.
Amin.
Kiriman FKKP dari Bu Ida Pangaribuan :
Jumat, 2 Okt 2026
MINGGU 6 -- HARI 5
*Rawatan Pagi*
Yohanes 21:15
*..."Benar Tuhan, Engkau tahu bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya, "Peliharalah anak-anak domba-Ku."*
Yohanes 21:17
*..Dan ia berkata kepada-Nya, "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya, "Peliharalah domba-domba-Ku.*
Beberapa orang mungkin berpendapat bahwa penggembalaan adalah satu karunia yang tidak dimiliki setiap saudara atau saudari. Namun setiap orang tua, tak peduli betapa cerdas atau bodohnya, memiliki talenta untuk membesarkan anak-anak. Membesarkan anak-anak bukan talenta khusus, ini adalah talenta yang diberikan sejak lahir. Sama halnya, melalui kelahiran rohani kita, setiap anggota dalam gereja memiliki karunia penggembalaan....
Beberapa orang berpikir bahwa karena mereka terlalu muda dan bukan pendeta, penatua, atau orang Kristen yang berpengalaman, mereka tidak bisa menggembalakan orang lain. Ini adalah pemahaman dan konsepsi yang salah....
Beberapa orang mungkin tidak tahu bagaimana membesarkan anak-anak, tetapi ketika anak-anak itu ada, mereka dipaksa belajar. Bahkan seseorang yang baru beberapa hari beroleh selamat bisa belajar untuk menggembalakan. (CWWL, 1973-1974, vol. 2, "The Normal Way of Fruit-bearing and Shepherding for the Building Up of the Church," hal. 609)
Pembacaan Hari Ini
Kita perlu membangun kehidupan Injil sehari-hari, dan kita perlu pergi kepada Tuhan agar Dia memperlihatkan kepada kita siapa yang harus berada di bawah rawatan penggembalaan kita. Jika kedua hal ini dibangun dalam gereja, kita akan memiliki gereja yang normal dan tepat.
Gereja yang normal bukan sekadar gereja di mana para anggotanya berdiri untuk membicarakan sesuatu dalam sidang. Ini hanya bagian kecil dari pelayanan kita.
Bagian utama dari pelayanan dalam gereja adalah kehidupan Injil harian dan penggembalaan....
Kita harus menyadari bahwa merupakan kekurangan besar dan memalukan jika kita tidak menghasilkan buah setiap tahun dan memiliki seseorang di bawah rawatan kita. Semua anggota gereja harus menghasilkan buah dan menggembalakan orang sepanjang waktu.
Jika kita membangun hal-hal ini, gereja akan menjadi luar biasa. Jalan Tuhan selalu adalah jalan terbaik dan paling bijaksana. Jalan-Nya bukan bergantung pada raksasa-raksasa rohani tetapi pada setiap anggota, orang-orang yang memiliki kehidupan Injil harian dengan penggembalaan. Kita semua memerlukan perubahan konsepsi dalam hal ini.
Lebih dari tiga puluh tahun yang lalu, saya berkumpul setiap Senin pagi dengan sekelompok orang yang melayani dari pukul 8:00 pagi hingga siang hari untuk bersama-sama belajar bagaimana menggembalakan orang.
Setelah bersidang selama tiga tahun dengan cara ini, ada kebangunan besar di lokalitas itu. Ini bukan karena sebuah pergerakan. Ini muncul secara spontan karena adanya pembangunan di antara kita. Pemberitaan injil dan penggembalaan sudah memadai dan unggul. Inilah yang diperlukan gereja-gereja hari ini.
Untuk menggembalakan orang dengan memadai, kita tidak boleh terlalu terburu-buru. Sifat kita yang terburu-buru perlu dihilangkan. Kita tidak dapat menggembalakan seseorang hanya dengan berbicara kepada mereka selama beberapa menit. Karena itu, kita harus siap meluangkan waktu yang cukup dengan orang-orang.
Meskipun kita tidak boleh terlalu terburu-buru, kita harus sangat positif. Sering kali, orang yang positif adalah orang yang cepat, dan orang yang lambat adalah orang yang pasif, bahkan ceroboh dan tidak peduli. Jika seorang saudara berkata, "Mari kita pergi mengunjungi seseorang," orang yang pasif mungkin berkata, "Kita tidak boleh terburu-buru. Mari kita tunggu dua minggu lagi." Namun, jika para ibu merawat anak-anak kecil mereka dengan cara pasif ini, anak-anak mereka tidak akan bertahan hidup. Kita tidak boleh terlalu terburu-buru, tetapi kita harus positif dan tepat waktu.
Kita harus belajar bagaimana mendengarkan orang lain untuk menyadari kebutuhan dan situasi mereka yang sebenarnya. Ini mengharuskan kita untuk menghentikan pemikiran, konsepsi, perasaan, dan ucapan kita sendiri saat kita menggembalakan mereka. Kita harus terbuka kepada orang lain dan membiarkan situasi mereka berbicara kepada kita. Ini tidak mudah; ini artinya kita harus bersikap positif tetapi tidak terburu-buru. Kita tidak boleh terlalu banyak bicara atau mengambil keputusan terlalu cepat. Sebaliknya, kita harus menahan diri dan mendengarkan orang yang berada di bawah rawatan kita, membiarkan dia mengatakan sesuatu, berusaha sebaik mungkin untuk memahaminya, dan menempatkan diri kita pada posisinya untuk memahami situasinya dengan cara yang sama seperti dia pahami.
(CWWL, 1973-1974, vol. 2, "The Normal Way of Fruit-bearing and Shepherding for the Building Up of the Church," hal. 609-611)
Bacaan Tambahan: CWWL, 1973-1974, vol. 2, "The Normal Way of Fruit-bearing and Shepherding for the Building Up of the Church," bab 8
Kiriman FKKP dari Pak Domu Nababan :
Jumat, 02 Oktober 2026
Yohanes. 21:15
*“… Benar Tuhan, Engkau tahu bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya, “Peliharalah anak-anak domba-Ku.”*
Yohanes. 21:17
*"… Dan ia berkata kepada-Nya, “Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya, “Peliharalah domba-domba-Ku.”*
Kita perlu dipenuhi sampai penuh dengan hayat ilahi, menikmati Allah Tritunggal sebagai mata air, pancaran air, & sungai untuk menjadi totalitas hayat ilahi, bahkan untuk menjadi hayat ilahi itu sendiri.
Kita perlu menjadi Allah dalam atribut-atribut-Nya yang adalah kasih, terang, keadilbenaran, & kekudusan.
Kita perlu menjadi reproduksi Kristus, ekspresi Allah, sehingga dalam penggembalaan kita, kita mengekspresikan Allah, bukan ego dengan watak & keantikannya.
Kita perlu menjadi Allah dalam fungsi-Nya menggembalakan kawanan domba Allah menurut apa adanya Dia & menurut sasaran-Nya dalam ekonomi-Nya.
Beberapa orang mungkin berpendapat bahwa penggembalaan adalah satu karunia yang tidak dimiliki setiap saudara atau saudari. Namun setiap orang tua, tak peduli betapa cerdas atau bodohnya, memiliki talenta untuk membesarkan anak-anak. *_Membesarkan anak-anak bukan talenta khusus; ini adalah talenta yang diberikan sejak lahir._*
Sama halnya, melalui kelahiran rohani kita, setiap anggota dalam gereja memiliki karunia penggembalaan. Amiiiin
Beberapa orang berpikir bahwa karena mereka terlalu muda bukan pendeta, penatua, atau orang Kristen yang berpengalaman, mereka tidak bisa menggembalakan orang lain. ~°Ini adalah pemahaman dan konsepsi yang salah.°~
Beberapa orang mungkin tidak tahu bagaimana membesarkan anak-anak, tetapi ketika anak-anak itu ada, mereka dipaksa belajar.
*Bahkan seseorang yang baru beberapa hari beroleh selamat bisa belajar untuk menggembalakan.*
Kita perlu membangun kehidupan Injil sehari-hari, dan kita perlu pergi kepada Tuhan agar Dia memperlihatkan kepada kita siapa yang harus berada di bawah rawatan penggembalaan kita. _Jika kedua hal ini dibangun dalam gereja, kita akan memiliki gereja yang normal & tepat._
Gereja yang normal bukan sekadar gereja di mana para anggotanya berdiri untuk membicarakan sesuatu dalam sidang. *_Ini hanya bagian kecil dari pelayanan kita._*
Bagian utama dari pelayanan dalam gereja adalah kehidupan Injil harian dan penggembalaan.
Kita harus menyadari bahwa merupakan kekurangan besar & memalukan jika kita tidak menghasilkan buah setiap tahun & memiliki seseorang di bawah rawatan kita. *_Semua anggota gereja harus menghasilkan buah & menggembalakan orang sepanjang waktu._*
Jika kita membangun hal-hal ini, gereja akan menjadi luar biasa.
Jalan Tuhan selalu adalah jalan terbaik dan paling bijaksana.
Jalan-Nya bukan bergantung pada raksasa-raksasa rohani tetapi pada setiap anggota, orang-orang yang memiliki kehidupan Injil harian dengan penggembalaan. *Kita semua memerlukan perubahan konsepsi dalam hal ini.* Amiiin
Untuk menggembalakan orang dengan memadai, kita tidak boleh terlalu terburu-buru. ~°Sifat kita yang terburu-buru perlu dihilangkan.°~ Kita tidak dapat menggembalakan seseorang hanya dengan berbicara kepada mereka selama beberapa menit. Karena itu, kita harus siap meluangkan waktu yang cukup dengan orang-orang.
Meskipun kita tidak boleh terlalu terburu-buru, kita harus sangat positif.
Sering kali, orang yang positif adalah orang yang cepat, &
orang yang lambat adalah orang yang pasif, bahkan ceroboh & tidak peduli.
Kita harus belajar bagaimana mendengarkan orang lain untuk menyadari kebutuhan & situasi mereka yang sebenarnya.
Ini mengharuskan kita untuk menghentikan pemikiran, konsepsi, perasaan, & ucapan kita sendiri saat kita menggembalakan mereka. Kita harus terbuka kepada orang lain & membiarkan situasi mereka berbicara kepada kita. Ini tidak mudah; ini artinya kita harus bersikap positif tetapi tidak terburu-buru.
Kita tidak boleh terlalu banyak bicara atau mengambil keputusan terlalu cepat. Sebaliknya, kita harus menahan diri & mendengarkan orang yang berada di bawah rawatan kita, membiarkan dia mengatakan sesuatu, berusaha sebaik mungkin untuk memahaminya, & menempatkan diri kita pada posisinya untuk memahami situasinya dengan cara yang sama seperti dia pahami.
Penulis : Anita Handayani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih sudah berkunjung dan mempostingkan komentar nya 🌺👍