FKKP Senin, 21-9-2026
Mazmur 22:23 Mazmur 23:1 Mazmur 24:9-10
Mazmur 22:22 (TB) (22-23)
Aku akan memasyhurkan nama-Mu kepada saudara-saudaraku dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaah:
Doa Baca Mazmur 22:23 (TB) (22-23)
Doa Baca Mazmur 22:22–23 (TB)
Tuhan Yesus, aku bersyukur karena Engkau selalu hadir dan menyertai hidupku. Ajarlah aku untuk terus memberitakan nama-Mu, memuji kebesaran-Mu, dan menceritakan kebaikan serta kesetiaan-Mu kepada orang lain. Biarlah hidupku menjadi kesaksian yang memuliakan nama-Mu dan membawa orang semakin mengenal-Mu. Amin.
Ini ayatnya ya, Nita:
Mazmur 22:23 (TB) - yang tertulis (22-23):
Aku akan memasyhurkan nama-Mu kepada saudara-saudaraku dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaah:
### Doa Baca Mazmur 22:23
Bapa Surgawi yang setia,
Terima kasih untuk kasih dan kesetiaan-Mu yang telah menjawab seruanku.
Seperti Daud, hari ini aku mau memasyhurkan nama-Mu kepada saudara-saudaraku,
dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaah-Mu.
Pakailah mulutku menjadi saksi kebaikan-Mu,
supaya setiap orang yang mendengar memuliakan nama-Mu.
Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.
Mazmur 23:1 (TB)
Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
Doa Baca Mazmur Mazmur 23:1 (TB)
Tuhan, Engkaulah Gembalaku yang baik. Aku percaya Engkau selalu memelihara, membimbing, melindungi, dan mencukupkan segala kebutuhanku. Ajarlah aku untuk terus percaya dan berserah kepada-Mu, sehingga dalam keadaan apa pun aku tidak takut kekurangan, karena Engkau selalu menyertaiku. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.
Ini ayatnya, Nita:
Mazmur 23:1 (TB)
TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
### Doa Baca Mazmur 23:1
Bapa Gembalaku yang baik,
Terima kasih karena Engkau adalah Gembalaku, yang memimpin, menjaga, dan memelihara hidupku.
Bersama-Mu aku takkan kekurangan, sebab Engkau mencukupkan segala keperluanku.
Hari ini aku menyerahkan hatiku dan langkahku ke dalam tangan-Mu.
Tuntun aku di jalan-Mu.
Dalam nama Tuhan Yesus, Amin.
Mazmur 24:9-10 (TB)
Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!
"Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan?" "TUHAN semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan!" Sela
Doa Baca Mazmur 24:9-10 (TB)
Tuhan, Engkaulah Raja Kemuliaan, yang berkuasa dan penuh kemenangan. Bukalah hatiku agar aku sungguh-sungguh menghormati, memuliakan, dan mengandalkan-Mu dalam setiap keadaan. Biarlah hidupku menjadi tempat bagi-Mu untuk memerintah, sehingga kemuliaan-Mu nyata dalam setiap langkahku. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.
Berikut bacaan Mazmur 24:9-10 (TB):
9 Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!
10 Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan? TUHAN semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan! Sela
### Doa Baca Mazmur 24:9-10
Kamu bisa pakai doa ini sebelum atau sesudah membaca ayatnya:
Ya TUHAN semesta alam, Raja Kemuliaan,
Pada malam ini aku mengangkat hatiku dan membuka pintu hidupku bagi-Mu.
Masuklah dan bertakhtalah Engkau di dalam pikiran, perkataan, dan perbuatanku.
Singkirkan segala yang menghalangi kemuliaan-Mu bersinar dalam hidupku.
Engkaulah yang empunya bumi dan segala isinya, Engkaulah yang berkuasa atas hidupku.
Aku menyambut kehadiran-Mu sebagai Raja di rumahku, di keluargaku, dan di setiap langkahku.
Dalam nama Yesus Kristus, Raja Kemuliaan itu. Amin.
### Doa singkat versi harian:
TUHAN semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan. Masuklah dan bertahtalah di hatiku hari ini. Amin.
Ayat ini adalah seruan kemenangan - pintu gerbang Bait Allah yang kuno diminta terbuka lebar untuk menyambut kedatangan Raja. Saat kita berdoa, kita sedang meminta hati kita sendiri yang menjadi pintu gerbang itu untuk terbuka bagi Tuhan.
FKKP kiriman Bu Ida Panagaribuan :
Senin, 21 Sept 2026
MINGGU 5 -- HARI 1
*Rawatan Pagi*
Mazmur 22:23
*Aku akan memasyhurkan nama-Mu kepada saudara-saudaraku dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaah*:
Mazmur 23:1
Mazmur Daud. *Tuhan adalah gembalaku,takkan kekurangan aku.*
Mazmur 24:9 - 10
*Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang,dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan! "Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan" "Tuhan semesta alam,Dialah Raja Kemuliaan!" S e l a*
Mazmur 22-24 adalah sekelompok mazmur yang mewahyukan Kristus dari penyaliban-Nya sampai kedudukan raja-Nya pada zaman yang akan datang. Dalam Mazmur 22 kita melihat kematian Kristus, penyalibanNya, dan banyak saudara-Nya yang dihasilkan dalam kebangkitan-Nya untuk membentuk gereja-Nya. Mazmur 23 mengenai Kristus sebagai Gembala. Gembala ini hari ini ada dalam kebangkitan-Nya. Mazmur 24 mengenai Kristus sebagai Raja yang akan datang dalam Kerajaan Allah Karena itu, dalam tiga mazmur ini kita memiliki Kristus disalibkan, Kristus dibangkitkan, Kristus menghasilkan gereja, Kristus sebagai Gembala dan menggembalakan kawanan domba-Nya, gereja, dan Kristus datang kembali untuk menjadi Raja.
(Life-study of the Psalms, hal. 137)
Pembacaan Hari Ini
[Mazmur 23] memberi tahu kita bahwa penggembalaan Kristus atas kita ada dalam lima tahap. Tahap pertama adalah padang rumput dan air yang tenang (ayat 2). Padang rumput dan air adalah bagi rawatan kita, termasuk pengasuhan dan kenikmatan. Tahap kedua adalah tahap jalan keadilbenaran (ayat 3). Jalan keadilbenaran menunjukkan jalan kita. Setelah kita menikmati Kristus, dipenuhi dengan Kristus, dan dirawat oleh Kristus, kita berjalan pada jalan keadilbenaran. Tahap ketiga adalah lembah bayangan maut (lembah kekelaman-ayat 4, LAI). Penggembalaan Kristus memimpin kita melalui lembah bayangan maut. Tahap keempat adalah medan perang (ayat 5), di mana kita berperang menghadapi lawan. Di medan perang satu meja (hidangan, LAI), satu perjamuan, dibentangkan bagi kita. Akhirnya, tahap terakhir adalah diam dalam rumah Allah sepanjang masa (ayat 6).
Perhentian kita di dalam Tuhan akan memperpendek lembah, mengurangi bayangan, dan menghilangkan maut. Kita jangan berbicara tentang kita berada di lembah... Cara terbaik adalah kita melupakan bahwa kita ada di lembah, karena kita memiliki Tuhan bersama kita. Kita tidak takut bahaya, karena Dia menyertai kita.
Tuhan menyediakan meja-- perjamuan-- di depan kita di hadapan lawan kita (1 Kor. 10:21). Meja Tuhan adalah satu perjamuan. Setiap Hari Tuhan, ketika kita datang ke meja-Nya untuk mengambil perjamuan, ini selalu di hadapan lawan-lawan kita. Setiap hari adalah hari peperangan bagi kita.... Di satu sisi, kita menikmati perjamuan Tuhan, dan di sisi lain, kita harus berperang bagi kemenangan.
Di luar gereja, tanpa gereja, tidak ada jalan bagi Kristus untuk menggembalakan kita. Ini karena Dia adalah Gembala kawanan domba, dan kawanan domba itu adalah gereja. Keluar dari gereja adalah keluar dari kawanan domba, dan Gembala itu selalu bersama kawanan domba. (Life-study of the Psalms, hal. 139, 144-148)
Saya harap akan ada kebangunan yang sejati di antara kita melalui kita menerima beban penggembalaan ini. Jika semua gereja menerima pengajaran ini untuk berbagian dalam penggembalaan Kristus yang luar biasa, akan ada kebangunan besar dalam pemulihan... Penggembalaan
dan pengajaran harus seperti dua kaki bagi pergerakan kita dengan Tuhan.
Yohanes 21 mewahyukan ministri kerasulan dalam kerja sama dengan ministri surgawi Kristus.
Penggembalaan adalah sesuatu yang ilahi. Untuk menjadi gembala, kita harus menjadi saksi Kristus, anggota Kristus, dan saudara Kristus, berbagian keputraan-Nya. Kemudian kita akan berbagian dalam pembicaraan keputraan untuk menjadi nabi. Sebagai nabi bagi pembicaraan Allah, kita akan berbicara bagi Tuhan. Sementara itu, kita perlu menggembalakan orang. Ini adalah jalan untuk berbuah, untuk memiliki pelipatgandaan dan pertambahan. Jika persekutuan seperti ini diterima oleh kita, saya percaya akan ada satu kebangunan besar di bumi, bukan oleh beberapa raksasa rohani tetapi oleh banyak anggota Tubuh Kristus sebagai gembala-gembala yang mengikuti langkah Allah Tritunggal yang telah melalui proses dalam mencari dan mendapatkan umat yang jatuh.
(CWWL, 1994-1997, vol. 5, "The Vital Groups," hal. 92-93)
Bacaan Tambahan: CWWL, 1994-1997, vol. 5, "The Vital Groups," bab 4
FKKP kiriman Pak Domu Nababan :
Senin, 21 September 2026
*"Ministri Kerasulan dalam Kerja Sama dengan Ministri Surgawi Kristus untuk Menggembalakan Gereja Allah sebagai Kawanan Domba-Nya bagi Pembangunan Tubuh Kristus dan suatu Kebangunan Baru"*
Mazmur. 22:23
*_"Aku akan memasyhurkan nama-Mu kepada saudara-saudaraku dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaah."_*
Mazmur. 23:1
*_"TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku."_*
Mazmur. 24:9-10
*_"Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan! “Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan?” “TUHAN semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan!” Sela."_*
Mazmur 22 sampai 24 adalah sekelompok mazmur yang mewahyukan Kristus dari penyaliban-Nya melalui penggembalaan-Nya kepada kedudukan raja-Nya di zaman yang akan datang :
Mazmur 23, yang adalah mengenai Kristus sebagai Gembala dalam kebangkitan dan kenaikan-Nya, adalah jembatan antara kematian Kristus yang menebus dan kebangkitan-Nya yang menghasilkan gereja dalam Mazmur 22 dan kedatangan kembali Kristus sebagai Raja, yang akan mendapatkan kembali seluruh bumi melalui gereja sebagai Tubuh-Nya dalam Mazmur 24.
Dalam ministri surgawi-Nya, Kristus menggembalakan orang-orang, dan kita perlu bekerja sama dengan Dia melalui menggembalakan orang-orang; jika persekutuan ini diterima oleh kita, akan ada satu kebangunan baru di bumi untuk membawa Tuhan datang kembali.
Mazmur 23 memberi tahu kita bahwa penggembalaan Kristus atas kita ada dalam lima tahap.
Tahap pertama adalah *padang rumput & air yang tenang* ayat 2. Padang rumput & air adalah bagi rawatan kita, termasuk pengasuhan & kenikmatan.
Tahap kedua adalah tahap *jalan keadilbenaran* ayat 3.
Jalan keadilbenaran menunjukkan jalan kita. Setelah kita menikmati Kristus, dipenuhi dengan Kristus, & dirawat oleh Kristus, kita berjalan pada jalan keadilbenaran.
Tahap ketiga adalah *lembah bayangan maut* ( _lembah kekelaman_ —:ayat 4, LAI). Penggembalaan Kristus memimpin kita melalui lembah bayangan maut.
Tahap keempat adalah *medan perang* ayat 5, di mana kita berperang menghadapi lawan. Di medan perang satu meja ( _hidangan_, LAI), satu perjamuan, dibentangkan bagi kita. Akhirnya,
tahap terakhir adalah *diam dalam rumah Allah sepanjang masa* ayat 6. Perhentian kita di dalam Tuhan akan memperpendek lembah, mengurangi bayangan, & menghilangkan maut.
*_Setiap Hari Tuhan, ketika kita datang ke meja-Nya untuk mengambil perjamuan, ini selalu di hadapan lawan-lawan kita._*
Setiap hari adalah hari peperangan bagi kita.
Di satu sisi, kita menikmati perjamuan Tuhan, &
di sisi lain, kita harus berperang bagi kemenangan.
~°Di luar gereja, tanpa gereja, tidak ada jalan bagi Kristus untuk menggembalakan kita.°~
Ini karena Dia adalah Gembala kawanan domba, & kawanan domba itu adalah gereja. Keluar dari gereja adalah keluar dari kawanan domba, & Gembala itu selalu bersama kawanan domba.
Jika semua gereja menerima pengajaran ini untuk berbagian dalam penggembalaan Kristus yang luar biasa, akan ada kebangunan besar dalam pemulihan. *_Penggembalaan & pengajaran harus seperti dua kaki bagi pergerakan kita dengan Tuhan._*
Penggembalaan adalah sesuatu yang ilahi.
Untuk menjadi gembala, kita harus menjadi :
▪️saksi Kristus,
▪️anggota Kristus, &
▪️saudara Kristus, berbagian keputraan-Nya.
Kemudian kita akan berbagian dalam pembicaraan keputraan untuk menjadi nabi. Sebagai nabi bagi pembicaraan Allah, kita akan berbicara bagi Tuhan. Sementara itu, kita perlu menggembalakan orang.
Jika persekutuan seperti ini diterima oleh kita, kita percaya akan ada satu kebangunan besar di bumi, bukan oleh beberapa raksasa rohani tetapi oleh banyak anggota Tubuh Kristus sebagai gembala-gembala yang mengikuti langkah Allah Tritunggal yang telah melalui proses dalam mencari & mendapatkan umat yang jatuh.
Penulis : Anita Handayani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih sudah berkunjung dan mempostingkan komentar nya 🌺👍