Roma 14:17
Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.
🙏 Doa Baca Roma 14:17
Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk mengutamakan Kerajaan Allah, bukan sekadar perkara jasmani. Biarlah hidupku dipenuhi kebenaran, damai sejahtera, dan sukacita oleh Roh Kudus, sehingga melalui perkataan dan perbuatanku aku dapat menyenangkan hati-Mu dan menjadi berkat bagi orang lain. Amin.
Matius 6:33 (TB)
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
🙏 Doa Baca Matius 6:33
Tuhan Yesus, ajarlah aku untuk mencari dahulu Kerajaan Allah dan kebenaran-Mu dalam setiap keadaan. Tolong aku untuk tidak dikuasai kekhawatiran tentang kebutuhan hidup, tetapi percaya bahwa Engkau mengetahui dan mencukupkan segala keperluanku. Jadikan Engkau yang terutama dalam hidupku. Amin.
🌿 Rhema Roma 14:17 & Matius 6:33
Roma 14:17 mengingatkan bahwa kehidupan dalam Kerajaan Allah bukan terutama tentang hal-hal jasmani, tetapi tentang kebenaran, damai sejahtera, dan sukacita oleh Roh Kudus.
Matius 6:33 mengajarkan untuk mencari dahulu Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya, sehingga kebutuhan hidup kita dipercayakan kepada pemeliharaan Tuhan.
Rhema untuk saya hari ini:
“Tuhan, ajar aku menempatkan Engkau dan Kerajaan-Mu sebagai yang terutama. Jangan biarkan kekhawatiran tentang kebutuhan hidup mengambil tempat yang seharusnya menjadi milik-Mu. Biarlah Roh Kudus memenuhi hatiku dengan kebenaran, damai sejahtera, dan sukacita. Aku percaya ketika aku mencari Engkau terlebih dahulu, Engkau sanggup memelihara dan mencukupkan kebutuhanku.” 🌷🙏
Kiriman dari Bu Ida Pangaribuan :
Kamis, 17 Sept 2026
MINGGU 4 -- HARI 4
*Rawatan Pagi*
Roma 14:17
*Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita dalam Roh Kudus.*
Matius 6:33
*Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kehendak-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.*
Terhadap diri sendiri, kita harus benar; terhadap orang lain, kita harus memiliki damai sejahtera; di hadapan Allah, kita harus memiliki sukacita [Rm. 14:17). Jika kita kekurangan salah satu dari ketiga hal ini, berarti kita ini salah. Ini menunjukkan bahwa kita tidak hidup dalam realitas Kerajaan Surga.
Bertahun-tahun yang lalu, saya mengira semua orang Kristen itu menakjubkan, tetapi sekarang saya tahu bahwa banyak orang Kristen yang sangat egoistis. Mereka tidak berada di bawah pengendalian surga. Mereka tidak serius memperlakukan diri mereka sendiri supaya mereka benar; mereka tidak memiliki damai sejahtera terhadap orang lain; dan mereka tidak memiliki sukacita di hadapan Allah dan bersama Allah. Jika Anda berada di bawah pengendalian surga, Anda akan memperlakukan diri Anda sendiri menurut kebenaran, Anda akan memelihara damai sejahtera dengan orang lain, dan Anda akan penuh sukacita di hadapan Allah dan bersama Allah. Inilah pengaturan surgawi, pemerintahan surgawi, dan inilah realitas Kerajaan Surga. (Kerajaan, hal. 726-727)
Pembacaan Hari Ini
Tuhan Yesus menyuruh kita berdoa, "Datanglah kerajaan-Mu" (Mat 6:10). Tetapi kerajaan tidak akan datang dalam cara yang dipikirkan oleh kebanyakan orang Kristen.
Dalam satu pengertian, kerajaan sudah datang. Namun, dalam pengertian lain, kerajaan akan datang....
Sejak hari Dia menaburkan diri-Nya ke dalam tanah insani, Kerajaan Kristus mulai datang. Proses pertumbuhan akan berlangsung sampai waktu penuaian, pada waktu itu akan ada manifestasi penuh dari Kerajaan Kristus.
Apakah kerajaan itu? Kerajaan adalah Kristus ditaburkan ke dalam kita, bertumbuh di dalam kita, matang di dalam kita, dan mencapai waktu penuaian. Kerajaan bukan hanya suatu zaman atau suatu ruang lingkup. Kerajaan adalah totalitas Kristus yang adalah hayat bagi kita dalam semua kegiatan-Nya.
Kerajaan binatang adalah totalitas semua hayat binatang dengan semua kegiatannya. Burung-burung terbang, monyet-monyet memanjat- manjat, dan kura-kura berenang di air...
Demikian pula, Kerajaan Kristus adalah totalitas Kristus sebagai hayat bagi kita dengan semua kegiatan-Nya. Kita semua memiliki Kristus di dalam kita sebagai hayat, dan kita memiliki banyak kegiatan dalam Kristus. Inilah kerajaan Kristus.
Baru-baru ini, saya mengamati, menyelidiki, dan menikmati begitu banyak kegiatan anggota-anggota dalam sidang. Anda mungkin berkata bahwa itu adalah sidang gereja. Saya setuju, tetapi juga ada Kerajaan Kristus dengan hayat dan kegiatan-Nya.
Allah berinkarnasi menjadi seorang manusia. Kedambaan Allah adalah masuk ke dalam manusia. Ketika kita menyeru nama Tuhan Yesus, Dia masuk ke dalam kita sebagai hayat. Dari titik ini, Allah bertumbuh di dalam kita. Pertumbuhan Allah di dalam kita berarti Dia menyebar di dalam kita. Semakin Allah bertumbuh, semakin Dia menyebar, semakin luas tempat Dia bertumpu di dalam kita. Semakin luas tumpuan-Nya, Dia semakin meraja.
Kerajaan adalah pemerintahan ilahi Allah di dalam kita melalui pertumbuhan hayat di batin.
Kerajaan Allah adalah Allah menjadi hayat bagi kita, menyebar di dalam kita, bertumpu di dalam kita, dan memerintah atas seluruh diri kita.
Satan mengambil tubuh manusia sebagai tempat tinggalnya, tetapi Tuhan Yesus mengambil roh manusia sebagai tempat tinggal-Nya. Allah dalam kedaulatan-Nya telah mengamankan roh manusia bagi diri-Nya.
Walaupun roh manusia telah dipengaruhi oleh tubuh jahat dan mentalitas yang rusak sampai dimatikan, kita tidak dapat menemukan petunjuk dalam Alkitab bahwa Satan pernah masuk ke dalam roh manusia.
Ketika kita bertobat dan percaya kepada Tuhan Yesus, Dia segera masuk ke dalam roh kita.
Musuh mencoba sekuat tenaga untuk menyembunyikan perkara roh manusia ini dari kekristenan.
Alkitab memberi tahu kita dengan jelas bahwa Tuhan Yesus menyertai roh kita (2 Tim. 4:22).
Dari roh kita Dia bertumbuh dan menyebar di dalam kita, memiliki tumpuan lagi di dalam diri kita. Melalui menduduki lagi tumpuan di dalam kita, Dia sebenarnya memerintah di dalam kita. Ini adalah pemerintahan Tuhan Yesus di batin kita. (Kerajaan, hal. 34-35, 92, 94-95)
Bacaan Tambahan: Kerajaan, bab 47-48
Kiriman dari Pak Domu Nababan :
Kamis, 17 September 2026
Roma. 14:17
*"_Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita dalam Roh Kudus._"*
Matius. 6:33
*"_Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kehendak-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu._"*
Sebagai orang-orang beriman dalam Kristus, kita hidup di dalam Kerajaan Allah.
Kerajaan Allah adalah diri Allah sendiri.
Kerajaan Allah adalah Allah di dalam Kristus menjadi totalitas hayat ilahi dengan semua aktivitasnya.
Kerajaan Allah adalah alam dari hayat ilahi agar hayat ini bergerak, bekerja, mengatur & memerintah sehingga hayat bisa mencapai tujuannya.
Kerajaan Allah adalah satu organisme yang disusun dengan hayat Allah sebagai alam hayat untuk Dia berkuasa, di mana Dia meraja oleh hayat-Nya & mengekspresikan diri-Nya sebagai Trinitas Ilahi dalam hayat ilahi.
Terhadap diri sendiri, kita harus benar;
terhadap orang lain, kita harus memiliki damai sejahtera; di hadapan Allah, kita harus memiliki sukacita .
*_~°Jika kita kekurangan salah satu dari ketiga hal ini, berarti kita ini salah.°~ * _Ini menunjukkan bahwa kita tidak hidup dalam realitas Kerajaan Surga._*
*Banyak orang Kristen yang sangat egoistis.*
Mereka tidak berada di bawah pengendalian surga.
Mereka tidak serius memperlakukan diri mereka sendiri supaya mereka benar;
mereka tidak memiliki damai sejahtera terhadap orang lain; &
mereka tidak memiliki sukacita di hadapan Allah & bersama Allah.
*_Jika kita berada di bawah pengendalian surga, kita akan memperlakukan diri kita sendiri menurut kebenaran, kita akan memelihara damai sejahtera dengan orang lain, & kita akan penuh sukacita di hadapan Allah & bersama Allah._*
Inilah pengaturan surgawi,
pemerintahan surgawi, & inilah realitas Kerajaan Surga.
*Apakah kerajaan itu*
KERAJAAN adalah *Kristus ditaburkan ke dalam kita, bertumbuh di dalam kita, matang di dalam kita, & mencapai waktu penuaian.*
Kerajaan bukan hanya suatu zaman atau suatu ruang lingkup.
_Kerajaan adalah totalitas Kristus yang adalah hayat bagi kita dalam semua kegiatan-Nya._
Kerajaan Kristus adalah totalitas Kristus sebagai hayat bagi kita dengan semua kegiatan-Nya.
Kita semua memiliki Kristus di dalam kita sebagai hayat, &
kita memiliki banyak kegiatan dalam Kristus.
*_Inilah kerajaan Kristus._*
Kedambaan Allah adalah masuk ke dalam manusia.
Ketika kita menyeru nama Tuhan Yesus, Dia masuk ke dalam kita sebagai hayat. Dari titik ini, Allah bertumbuh di dalam kita. *Pertumbuhan Allah di dalam kita berarti Dia menyebar di dalam kita.*
Semakin Allah bertumbuh, semakin Dia menyebar, semakin luas tempat Dia bertumpu di dalam kita.
Semakin luas tumpuan-Nya, Dia semakin meraja.
Kerajaan adalah pemerintahan ilahi Allah di dalam kita melalui pertumbuhan hayat di batin.
Kerajaan Allah adalah Allah menjadi hayat bagi kita, menyebar di dalam kita, bertumpu di dalam kita, & memerintah atas seluruh diri kita.
Ketika kita bertobat dan percaya kepada Tuhan Yesus, Dia segera masuk ke dalam roh kita. Musuh mencoba sekuat tenaga untuk menyembunyikan perkara roh manusia ini dari kekristenan.
Dari roh kita Dia bertumbuh & menyebar di dalam kita, memiliki tumpuan lagi di dalam diri kita. Melalui menduduki lagi tumpuan di dalam kita, Dia sebenarnya memerintah di dalam kita.
*_Ini adalah pemerintahan Tuhan Yesus di batin kita._*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih sudah berkunjung dan mempostingkan komentar nya 🌺👍