slideshow

Foto Kenangan

FKKP Sabtu, 31-10-2026 Efesus 1:18 Efesus 1:13

Sabtu, Oktober 31, 2026 | | | |

 FKKP Sabtu, 31-10-2026 

Efesus 1:18 Efesus 1:13  

FKKP artinya Firman Kudus untuk Kebangunan Pagi. 

Judul buku FKKP nya : Kaum Beriman.


Efesus 1:18 (TB2)  

Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: Betapa kayanya kemuliaan warisan-Nya kepada orang-orang kudus,

Doa Baca Efesus 1:18 (TB2)

Ya Bapa, terangilah mata hatiku dengan Roh Kudus-Mu, supaya aku semakin mengerti pengharapan yang terkandung dalam panggilan-Mu.

Bukalah pengertian rohaniku agar aku menyadari betapa kayanya kemuliaan warisan-Mu yang Engkau sediakan bagi orang-orang kudus.

Tolong aku untuk tidak hanya melihat perkara duniawi, tetapi juga memandang kepada janji-Mu yang kekal di dalam Kristus.

Biarlah hidupku semakin mengenal Engkau, bertumbuh dalam iman, dan berjalan sesuai dengan panggilan-Mu.

Terima kasih, Bapa, karena aku adalah milik-Mu dan memiliki pengharapan serta warisan yang mulia di dalam Kristus Yesus.

Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin. 🙏❤️

Makna rohani: Mata hati yang diterangi Tuhan membuat kita mampu memahami panggilan-Nya, mengenal pengharapan di dalam Kristus, dan menyadari betapa besar warisan kekal yang Tuhan sediakan bagi anak-anak-Nya.

Amin. Tuhan Yesus memberkati. ❤️



Efesus 1:13 (TB)  

Di dalam Dia kamu juga — karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu — di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.

Doa Baca Efesus 1:13 (TB)

Ya Bapa, terima kasih karena melalui Injil keselamatan, aku telah mendengar firman kebenaran dan percaya kepada Tuhan Yesus Kristus.

Terima kasih karena ketika aku percaya kepada-Nya, Engkau memeteraikan aku dengan Roh Kudus yang telah Engkau janjikan.

Roh Kudus, tinggallah dan tuntunlah hidupku. Bimbing aku agar selalu berjalan dalam kebenaran firman Tuhan, semakin mengenal Yesus, dan setia mengikuti-Nya.

Biarlah hidupku menjadi milik Tuhan sepenuhnya, menjadi kesaksian bagi orang lain, dan memuliakan nama-Mu.

Terima kasih atas keselamatan dan Roh Kudus yang menjadi jaminan bahwa aku adalah milik-Mu.

Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin. ❤️

Makna rohani:

Ketika kita mendengar Injil dan percaya kepada Kristus, kita dimeteraikan dengan Roh Kudus. Artinya, kita adalah milik Allah dan Roh Kudus hadir sebagai jaminan warisan yang telah dijanjikan-Nya.

Amin. Tuhan Yesus memberkati. 🙏❤️



FKKP kiriman Bu Ida Pangaribuan :

Sabtu, 31 Okt 2026 
MINGGU 4 -- HARI 6

*Rawatan Pagi*

Efesus 1 : 18
*Dan supaya la menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: Betapa kayanya kemuliaan warisan-Nya kepada orang-orang kudus*

Efesus 1:13 
*Di dalam Dia kamu juga-- karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu -- di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.*

Sebagai ahli-ahli waris Allah, kaum beriman adalah sesama pewaris Kristus menurut janji dan  pengharapan hayat yang kekal melalui pembenaran oleh kasih karunia Kristus dan kelahiran kembali dalam kebangkitan Kristus, untuk mewarisi Allah Tritunggal sebagai warisan mereka dengan Roh Kudus sebagai jaminan, untuk berbagian bersama seluruh kaum saleh di dalam terang Allah Tritunggal yang terwujud di dalam Kristus sebagai bagian mereka, untuk dimuliakan dengan Kristus, dan untuk mewarisi warisan yang disimpan di surga sebagai suatu pengharapan yang hidup. Ini rampung dalam kaum beriman dijadikan warisan Allah.... Kata Yunani yang diterjemahkan "ditetapkan sebagai warisan [dalam Efesus 1:11, T1. berarti "memilih" atau "menentukan dengan membuang undian." Jadi, klausa ini secara harfiah kita ditetapkan sebagai pusaka. Kita dijadikan warisan untuk mewarisi warisan Allah. Di satu sisi, kita dijadikan warisan Allah (ayat 18) bagi kenikmatan Allah, di sisi lain, kita dijadikan untuk mewarisi Allah sebagai warisan kita (ayat 14) bagi kenikmatan kita.... Melalui Allah Tritunggal digarapkan ke dalam kita, kita disusun menjadi satu warisan. Sewaktu unsur Allah digarapkan ke dalam diri kita, kita menjadi warisan-Nya secara realitas. Karena itu, kita masih berada dalam proses dijadikan warisan Allah secara penuh. (The Conclusion of the New Testament, hal. 1092)

Pembacaan Hari Ini

Efesus 1:18 menunjukkan bahwa warisan Allah ada di dalam orang-orang kudus. Pertama-tama, Allah menjadikan kita warisan-Nya sebagai milik yang telah la peroleh, dan membuat kita berbagian dalam segala ada-Nya Dia, semua yang dimiliki-Nya, serta segala yang telah la capai sebagai warisan kita. Pada akhirnya, semua ini menjadi warisan-Nya di dalam orang-orang kudus sampai kekekalan.

Warisan Allah ada di dalam dan di antara orang-orang kudus. Kita, orang-orang kudus, adalah warisan Allah. Namun, apa adanya kita secara alamiah tidak dapat menjadi warisan Allah. Allah tidak ingin mewarisi sifat kita, daging kita, atau alamiah kita. la damba mewarisi se-mua yang berasal dari diri-Nya yang telah la garapkan ke dalam kita. Karena itu, apa pun yang telah Allah garapkan ke dalam kita dari diri-Nya sendiri menjadi warisan-Nya.

Sebagai orang-orang yang merupakan warisan Allah, kita telah dimeteraikan oleh Roh Kudus (ayat 13).... Karena kita telah dijadikan warisan Allah, pada saat kita diselamatkan, Allah menaruh Roh Kudus-Nya ke dalam kita sebagai meterai untuk menandai kita, menunjukkan bahwa kita milik Allah.

Sebenarnya, Roh Kudus itu sendiri adalah meterai itu. Dimeteraikan dengan Roh Kudus berarti Allah telah disalurkan ke dalam diri kita. Karena itu, meterai ini hidup dan bergerak di dalam kita, sebab Roh itu senantiasa memeteraikan kita dengan esensi Allah. Dimeteraikan seperti ini adalah dijenuhi dengan segala adanya Allah. Karena itu, pemeteraian Roh Kudus juga menunjukkan bahwa Allah sedang digarapkan ke dalam kita. Melalui pemeteraian Roh itu, Allah sedang mengerjakan esensi-Nya ke dalam diri kita agar la dapat menikmati kita, harta yang telah diperoleh-Nya, sebagai warisan-Nya.

Allah sendiri di dalam kita yang menyusun warisan-Nya di antara orang-orang kudus. Di dalam warisan ini terdapat kekayaan kemuliaan Allah.... Kaum beriman menjadi berharga bagi-Nya melalui dijenuhi oleh esensi ilahi...Kini, Allah yang mustika dan tak tertandingi ini sedang mengerjakan diri-Nya ke dalam diri kita untuk menjadikan kita warisan-Nya yang mulia. Ketika Yerusalem Baru tiba, kita akan melihat bahwa itu akan sepenuhnya menjadi warisan yang berharga, bersinar dengan kemuliaan Allah.

Setelah diselamatkan, kita adalah anak-anak Allah, putra-putra Allah, orang-orang yang berbagian dalam sifat ilahi, dan ahli-ahli waris Allah. Sebagai ahli-ahli waris Allah, kita menikmati Dia sebagai warisan kita, dan kita menjadi warisan-Nya bagi kenikmatan-Nya. Karena itu, kenik-matan kita akan warisan ilahi ini rampung ketika kita dijadikan warisan Allah. Kita menikmati Allah. Kemudian kenikmatan kita akan Dia menjadikan kita kenikmatan-Nya. (The Conclusion of the New Testament, hal. 1092-1094)

Bacaan Tambahan: The Conclusion of the New Testament, berita 101


FKKP kiriman Pak Domu Nababan :

Sabtu,  31 Oktober 2026   

Efesus. 1:18
*_"Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: Betapa kayanya kemuliaan warisan-Nya kepada orang-orang kudus._"*

Efesus. 1:13
*"_Di dalam Dia kamu juga — karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu — di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu._"*
       
Kenikmatan kaum beriman atas warisan ilahi akan rampung dengan menjadi warisan Allah.
Sebagai ahli-ahli waris Allah, kaum beriman adalah sesama ahli waris bersama Kristus menurut janji & pengharapan akan hayat kekal, melalui pembenaran oleh kasih karunia Kristus & kelahiran kembali dalam kebangkitan Kristus.
Efesus 1:18 menunjukkan bahwa warisan Allah ada di dalam kaum saleh.
Sebagai orang-orang warisan Allah, kita telah dimeteraikan dengan Roh Kudus.
Kita bersyukur karena Tuhan membawa kita secara mendalam kepada kebenaran mengenai kaum beriman sebagai ahli-ahli waris Allah.
 *_Kita dijadikan warisan untuk mewarisi warisan Allah._*
Di satu sisi, kita dijadikan warisan Allah  bagi kenikmatan Allah; di sisi lain, kita dijadikan untuk mewarisi Allah sebagai warisan kita  bagi kenikmatan kita.
Melalui Allah Tritunggal digarapkan ke dalam kita, kita disusun menjadi satu warisan. Sewaktu unsur Allah digarapkan ke dalam diri kita, kita menjadi warisan-Nya secara realitas. _Karena itu, kita masih berada dalam proses dijadikan warisan Allah secara penuh._
Pertama-tama, Allah menjadikan kita warisan-Nya sebagai milik yang telah Ia peroleh, & membuat kita berbagian dalam segala ada-Nya Dia, semua yang dimiliki-Nya, serta segala yang telah Ia capai sebagai warisan kita. Pada akhirnya, semua ini menjadi warisan-Nya di dalam orang-orang kudus sampai kekekalan.
*_Warisan Allah ada di dalam dan di antara orang-orang kudus._*
*_Kita, orang-orang kudus, adalah warisan Allah._*
Namun, apa adanya kita secara alamiah tidak dapat menjadi warisan Allah. ~°Allah tidak ingin mewarisi sifat kita, daging kita, atau alamiah kita.°~  Ia damba mewarisi semua yang berasal dari diri-Nya yang telah Ia garapkan ke dalam kita. Karena itu, apa pun yang telah Allah garapkan ke dalam kita dari diri-Nya sendiri menjadi warisan-Nya.
*_Sebagai orang-orang yang merupakan warisan Allah, kita telah dimeteraikan oleh Roh Kudus_* 
Karena kita telah dijadikan warisan Allah, pada saat kita diselamatkan, Allah menaruh Roh Kudus-Nya ke dalam kita sebagai meterai untuk menandai kita, menunjukkan bahwa kita milik Allah.
Allah sendiri di dalam kita yang menyusun warisan-Nya di antara orang-orang kudus. Di dalam warisan ini terdapat kekayaan kemuliaan Allah. Kaum beriman menjadi berharga bagi-Nya melalui dijenuhi oleh esensi ilahi. _Kini, Allah yang mustika & tak tertandingi ini sedang mengerjakan diri-Nya ke dalam diri kita untuk menjadikan kita warisan-Nya yang mulia._
*_Ketika Yerusalem Baru tiba, kita akan melihat bahwa itu akan sepenuhnya menjadi warisan yang berharga, bersinar dengan kemuliaan Allah._*
_Setelah diselamatkan, kita adalah :
1. anak-anak Allah, 
2. putra-putra Allah,
3. orang-orang yang berbagian dalam sifat ilahi, & 
4. ahli-ahli waris Allah. 
*Kita menikmati Allah.* 
Kemudian kenikmatan kita akan Dia menjadikan kita kenikmatan-Nya.


Penulis : Anita Handayani 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung dan mempostingkan komentar nya 🌺👍

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Label

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...