FKKP Sabtu, 24-10-2026
Matius 4:19 Matius 24:14
FKKP artinya Firman Kudus untuk Kebangunan Pagi.
Judul buku FKKP nya : Kaum Beriman.
Matius 4:19 (TB)
Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."
Doa Baca Matius 4:19 (TB)
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau memanggil aku untuk mengikuti-Mu. Bentuklah hatiku agar selalu taat kepada kehendak-Mu. Pakailah hidupku, perkataan, dan nyanyianku untuk memberitakan kasih dan kebenaran-Mu, supaya semakin banyak orang mengenal Engkau dan datang kepada-Mu.
Tuhan, jadikanlah aku alat-Mu untuk menjala manusia, bukan untuk kemuliaanku sendiri, melainkan untuk kemuliaan nama-Mu.
Dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin. 🙏
Matius 24:14 (Versi Pemulihan)
Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya."
Doa Baca Matius 24:14 (Versi Pemulihan) 🙏
Ya Tuhan Yesus, terima kasih atas firman-Mu. Aku percaya bahwa Injil Kerajaan-Mu harus diberitakan ke seluruh dunia sebagai kesaksian bagi semua bangsa.
Tuhan, pakailah hidupku untuk menjadi saksi-Mu. Biarlah melalui perkataan, nyanyian pujian, dan konten firman Tuhan yang kubagikan, semakin banyak orang mengenal Engkau dan menerima Injil Kerajaan-Mu.
Pimpinlah aku selalu dengan Roh Kudus agar setiap yang kulakukan membawa kemuliaan bagi nama-Mu, bukan bagi diriku sendiri.
Tuhan Yesus, biarlah aku setia mengambil bagian dalam memberitakan Injil sampai tiba kesudahannya.
Dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin. 🙏
Makna rohani:
Injil Kerajaan bukan hanya untuk didengar, tetapi juga untuk disaksikan dan diberitakan kepada semua bangsa. Kita dipanggil untuk menjadi saksi Kristus melalui kehidupan dan perbuatan kita.
Amin. Tuhan Yesus memberkati. ❤️
FKKP kiriman Bu aida Pangaribuan :
Sabtu, 24 Okt 2026
MINGGU 3 -- HARI 6
*Rawatan Pagi*
Matius 4 : 19
*Yesus berkata kepada mereka, "Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."*
Matius 24:14
*Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.*
Tuhan Yesus berkata kepada Petrus dan Andreas, "Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia" (Mat. 4:19). Segera mereka meninggalkan jala mereka dan mengikuti Raja dari Kerajaan Surga untuk menjadi penjala manusia. Pada akhirnya, pada hari Pentakosta, Petrus menjadi penjala besar pertama bagi pendirian Kerajaan Surga (Kis. 2:37-42; 4:4).
Menjadi penjala manusia adalah membawa manusia keluar dari dunia, yang ditandai oleh laut dengan air kematian, ke dalam Kerajaan Surga. Ini berarti "menjala manusia" (Luk. 5:10) kepada hayat (Kis. 11:18) adalah untuk membawa mereka ke dalam kerajaan. Pada hari Pentakosta, Petrus memulai ministrinya membawa orang ke dalam Kerajaan Surga. Dia membawa segala jenis orang, orang-orang bukan Yahudi maupun orang Yahudi. Dia adalah penjala manusia yang sejati. (The Conclusion of the New Testament, hal. 1155)
Pembacaan Hari Ini
Menjala manusia membutuhkan kesabaran. Petrus, seorang yang cepat, mungkin telah belajar hal ini dalam Matius 17:24-27. Setelah Petrus memberikan jawaban yang terburu-buru mengenai Kristus membayar setengah syikal, Tuhan Yesus bertanya kepadanya, "Apakah pendapatmu, Simon? Dari siapakah raja-raja dunia ini memungut bea atau pajak? Dari rakyatnya atau dari orang asing?" Jawab Petrus, Dari orang asing! Lalu kata Yesus kepadanya, Jadi, bebaslah rakyatnya" (ayat 25-26). Kemudian Tuhan melanjutkan berkata, "Tetapi supaya jangan kita membuat mereka gusar, pergilah memancing ke danau. Tangkaplah ikan pertama yang kau pancing dan bukalah mulutnya, maka engkau akan menemukan mata uang empat dirham di dalamnya. Ambillah itu dan bayarkanlah kepada mereka, bagi-Ku dan bagimu juga" (ayat 27). Petrus, tak diragukan lagi, gelisah karena harus pergi memancing dan menunggu seekor ikan muncul dengan sebuah mata uang empat dirham. Akibatnya, Petrus mungkin telah belajar bahwa seorang penjala manusia harus memiliki kesabaran. Jika kita ingin menjadi penjala manusia, mendapatkan orang lain bagi pertambahan Kristus, kita juga memerlukan kesabaran. Kita tidak bisa mendapatkan pertambahan, atau pelipatgandaan, dengan cara yang cepat.
Cara untuk membawa orang lain keluar dari dunia dan masuk ke dalam Kerajaan Surga bukan dengan Injil yang dangkal hari ini, melainkan melalui Injil Kerajaan Surga [lihat Mat. 24:14).... Injil kerajaan tidak hanya mencakup pengampunan dosa (Luk. 24:47) dan pembagian hayat (Yoh. 20:31), tetapi juga Kerajaan Surga dengan kuasa zaman yang akan datang (Ibr. 6:5) untuk mengusir setan dan menyembuhkan penyakit (Yes. 35:5-6;
Mat. 10:1).
Injil Kerajaan, yang juga mencakup Injil kasih karunia (Kis. 20:24), tidak hanya membawa orang ke dalam keselamatan Allah tetapi juga ke dalam Kerajaan Surga (Why. 1:9). Penekanan Injil kasih karunia adalah pada pengampunan dosa, penebusan Allah, dan hayat kekal, sedangkan penekanan Injil kerajaan adalah pada pemerintahan surgawi otoritas Tuhan.
Perjanjian Baru berbicara tentang Injil hayat, Injil kasih karunia, dan Injil keselamatan. Namun, semua ini merupakan berbagai aspek-aspek dari kerajaan. Kerajaan adalah pusatnya, porosnya, dan semua hal lainnya dapat dianggap sebagai jari-jari, yang berpusat pada poros tersebut. Injil hayat adalah bagi kerajaan, Injil keselamatan adalah bagi kerajaan, dan Injil pengampunan adalah bagi kerajaan.... Kerajaan adalah Injil yang sejati.... Jika kita ingin mengenal Injil secara penuh, kita harus menyadari bahwa kerajaan adalah Injil yang almuhit. Injil kerajaan ini akan diberitakan di seluruh bumi yang berpenghuni sebagai kesaksian bagi semua bangsa sebelum akhir zaman ini tiba. Seluruh bumi yang berpenghuni berarti setiap tempat yang dihuni oleh manusia. Saya percaya bahwa gereja-gereja dalam pemulihan Tuhan akan memikul beban untuk membawa Injil ini ke seluruh bumi yang berpenghuni. Injil kasih karunia telah diberitakan di setiap benua, tetapi tidak demikian dengan Injil kerajaan.... Injil [kerajaan) yang lebih tinggi ini harus dibawa ke setiap benua melalui gereja-gereja dalam pemulihan Tuhan.
(The Conclusion of the New Testament, hal. 1155-1157)
Bacaan Tambahan: CWWN, vol. 36, hal. 73-83
FKKP kiriman Pak Domu Nababan :
Sabtu, 24 Oktober 2026
Matius. 4:19
*_Yesus berkata kepada mereka, “Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.”_*
Matius. 24:14
*_Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya._*
*_Kaum beriman adalah penjala manusia_*
Menjadi penjala manusia adalah membawa manusia keluar dari dunia, yang ditandai oleh laut dengan air kematiannya, ke dalam Kerajaan Surga.
Jalan untuk membawa orang lain keluar dari dunia & masuk ke dalam Kerajaan Surga adalah dengan memberitakan Injil Kerajaan, Injil keselamatan lengkap Allah, sampai ke ujung bumi.
Menjadi penjala manusia adalah membawa manusia keluar dari dunia, yang ditandai oleh laut dengan air kematian, ke dalam Kerajaan Surga.
Menjala manusia membutuhkan kesabaran.
Jika kita ingin menjadi penjala manusia, mendapatkan orang lain bagi pertambahan Kristus, kita juga memerlukan kesabaran. Kita tidak bisa mendapatkan pertambahan, atau pelipatgandaan, dengan cara yang cepat.
Cara untuk membawa orang lain keluar dari dunia dan masuk ke dalam Kerajaan Surga bukan dengan Injil yang dangkal hari ini, melainkan melalui Injil Kerajaan Surga.
*_Injil kerajaan tidak hanya mencakup_* :
pengampunan dosa &
pembagian hayat,
tetapi juga Kerajaan Surga dengan kuasa zaman yang akan datang untuk mengusir setan & menyembuhkan penyakit.
Injil Kerajaan, yang juga mencakup :
Injil kasih karunia , tidak hanya membawa orang ke dalam keselamatan Allah tetapi juga ke dalam Kerajaan Surga .
Penekanan Injil kasih karunia adalah :
pada pengampunan dosa, penebusan Allah, & hayat kekal, sedangkan
penekanan Injil kerajaan adalah :
pada pemerintahan surgawi Allah & otoritas Tuhan.
Perjanjian Baru berbicara tentang:
Injil hayat,
Injil kasih karunia, &
Injil keselamatan.
Namun, semua ini merupakan berbagai aspek-aspek dari kerajaan. Kerajaan adalah pusatnya, porosnya, & semua hal lainnya dapat dianggap sebagai jari-jari, yang berpusat pada poros tersebut.
Injil hayat adalah bagi kerajaan,
Injil keselamatan adalah bagi kerajaan, & Injil pengampunan adalah bagi kerajaan. *_Kerajaan adalah Injil yang sejati._*
Jika kita ingin mengenal Injil secara penuh, kita harus menyadari bahwa kerajaan adalah Injil yang almuhit.
Injil kerajaan ini akan diberitakan di seluruh bumi yang berpenghuni sebagai kesaksian bagi semua bangsa sebelum akhir zaman ini tiba.
*_Injil kasih karunia telah diberitakan di setiap benua, tetapi tidak demikian dengan Injil kerajaan._*
Penulis : Anita Handayani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih sudah berkunjung dan mempostingkan komentar nya 🌺👍