slideshow

Foto Kenangan

FKKP Rabu, 28-10-2026 Galatia 4:7 Galatia 3:29

Jumat, Oktober 30, 2026 | | | |

   

 FKKP Rabu, 28-10-2026 

Galatia 4:7 Galatia 3:29 

FKKP artinya Firman Kudus untuk Kebangunan Pagi. 

Judul buku FKKP nya : Kaum Beriman.


Galatia 4:7 (TB2)  

Jadi, kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh perbuatan Allah.

Doa Baca Galatia 4:7 (TB2) 🙏

Ya Abba, Ya Bapa, terima kasih karena melalui Tuhan Yesus Kristus, aku bukan lagi hamba, melainkan anak-Mu. Aku bersyukur karena Engkau telah menerimaku menjadi anak-Mu dan menjadikanku ahli waris menurut janji-Mu.

Tolong aku agar hidup sebagai anak Allah yang taat, percaya, dan selalu dipimpin oleh Roh Kudus. Biarlah aku semakin mengenal kasih-Mu dan setia melakukan kehendak-Mu. Aku percaya bahwa semua ini adalah anugerah dan perbuatan-Mu, bukan karena kekuatanku sendiri.

Dalam nama Tuhan Yesus Kristus, aku berdoa. Amin. 🙏❤️

Tuhan Yesus memberkati.



Galatia 3:29 (TB2)  

Lagi pula, jikalau kamu milik Kristus, maka kamu adalah keturunan Abraham dan ahli waris menurut janji Allah.

Doa Baca Galatia 3:29 (TB2) 🙏

Ya Abba, Ya Bapa, terima kasih karena aku adalah milik Kristus. Di dalam Tuhan Yesus, aku menerima janji-Mu dan menjadi ahli waris menurut janji Allah. Terima kasih karena kasih karunia-Mu memberiku bagian dalam berkat yang Engkau janjikan kepada Abraham.

Tolong aku agar tetap tinggal di dalam Kristus, hidup dalam iman, dan setia mengikuti kehendak-Mu. Biarlah melalui hidupku, perkataan, dan lagu-lagu pujian yang kunyanyikan, semakin banyak orang mengenal Tuhan Yesus dan firman-Mu.

Terima kasih, Bapa, karena hidupku ada di dalam tangan-Mu. Aku mau terus berjalan bersama-Mu dengan iman dan rasa syukur.

Dalam nama Tuhan Yesus Kristus, aku berdoa. Amin. 🙏❤️

Tuhan Yesus memberkati.


FKKP kiriman Bu Ida Pangaribuan :

Rabu, 28 Okt 2026 
MINGGU 4 -- HARI 3

*Rawatan Pagi*

Galatia 4 : 7
*Jadi, kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh perbuatan Allah.*

Galatia 3:29 
*Lagi pula, jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan ahli waris menurut janji Allah.*

Galatia 3:29 mewahyukan bahwa kaum beriman adalah ahli-ahli waris menurut janji yang diberikan oleh Allah kepada Abraham... keturunan Abraham hanya satu, Kristus (ayat 16). Jadi, untuk menjadi keturunan Abraham, kita harus menjadi milik Kristus, bagian dari Kristus. Karena kita esa dengan Kristus, kita juga adalah keturunan Abraham, ahli-ahli waris menurut janji, mewarisi berkat yang dijanjikan Allah, yang adalah Roh yang almuhit sebagai perampungan ultima dari Allah Tritunggal yang telah melalui proses untuk menjadi bagian kita. Dalam ekonomi Perjanjian Baru Allah, kaum beriman sebagai umat pilihan Allah, sebagai putra-putra Allah, adalah ahli-ahli waris sedemikian, bukan di bawah hukum Taurat tetapi di dalam Kristus. (The Conclusion of the New Testament, hal. 1082)

Pembacaan Hari Ini

Galatia 3 mewahyukan bahwa Allah bermaksud memberikan janji itu kepada Abraham menurut tujuan kekal-Nya. Sebelum janji ini digenapi, hukum Taurat diberikan untuk menjadi penjaga umat pilihan Allah. Kemudian, pada waktu yang telah ditentukan, Kristus, keturunan yang di janjikan, datang untuk menggenapi janji Allah kepada Abraham... Sekarang kita berada di dalam Kristus, Dia yang telah menggenapi janji itu, untuk mewarisi janji yang telah digenapi dan menikmati berkat janji kepada Abraham. Berkat ini adalah Allah Tritunggal yang telah melalui proses sebagai Roh pemberi-hayat yang almuhit.

Kaum beriman telah menjadi ahli-ahli waris Allah melalui kelahiran kembali dalam kebangkitan Kristus [1 Ptr. 1:31...Kelahiran kembali, seperti penebusan dan pembenaran, merupakan satu aspek dari keselamatan Allah yang penuh. Penebusan dan pembenaran menyelesaikan masalah kita dengan Allah dan mendamaikan kita dengan Allah. Kelahiran kembali menghidupkan kita dengan hayat Allah dan membawa kita ke dalam hubungan hayat, persatuan organik, dengan Allah. Karena itu, kelahiran kembali mengakibatkan dan menghasilkan pengharapan yang hidup. Kelahiran kembali semacam itu terjadi melalui kebangkitan Kristus dari antara orang mati. Ketika Kristus dibangkitkan, kita, orang-orang beriman-Nya, semuanya tercakup di dalam Dia. Dengan demikian, kita dibangkitkan bersama Dia (Ef. 2:6). Dalam kebangkitan-Nya, Ia membagikan hayat ilahi ke dalam kita dan menjadikan kita serupa dengan Dia dalam havat dan sifat. Inilah faktor dasar kelahiran kembali kita untuk menjadi ahli-ahli waris Allah.

Dilahirkan kembali adalah menerima hayat yang lain, hayat ilahi, sebagai tambahan kepada hayat insani....Karena pemilihan Allah, pengudusan Roh itu, dan penebusan Kristus (1 Ptr. 1:2), Allah melahirkan kita, melahirkan kita kembali. Hasilnya, kita memiliki kelahiran kedua. Melalui kelahiran kembali, Allah Bapa membagikan hayat ilahi ke dalam kita. Karena itu, kelahiran pertama adalah kelahiran hayat insani kita, dan kelahiran kedua adalah kelahiran hayat ilahi.

Begitu seseorang dilahirkan di bumi, ia memiliki hak untuk menikmati warisan bumiah. Berdasarkan prinsip yang sama, begitu seseorang dilahirkan kembali oleh Allah dengan Roh-Nya, ia dilahirkan ke dalam pengharapan yang hidup, dan pengharapan yang hidup ini adalah warisan (ayat 4) dari segala berkat rohani dan surgawi yang berkaitan dengan hayat kekal. Setiap hari kita perlu mengambil warisan ini dan menikmatinya.

Melalui kelahiran kembali dalam kebangkitan Kristus, kita telah menjadi ahli-ahli waris untuk mewarisi Allah Tritunggal sebagai warisan kita, dengan Roh Kudus sebagai jaminan. "Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu" adalah "jaminan warisan kita sampai kita memperoleh penebusan" (Ef. 1:13b-14). Allah adalah warisan kita. Kita akan mewarisi segala adanya Allah dan yang Allah miliki....Kata Yunani untuk "jaminan" dalam ayat 14 juga berarti pencicipan, garansi, atau uang muka. Allah memberikan Roh Kudus-Nya kepada kita bukan hanya sebagai garansi atas warisan kita, yang menjamin warisan kita, tetapi juga sebagai pencicipan dari apa yang akan kita warisi dari Allah.

Pada zaman kuno, kata Yunani untuk "jaminan" digunakan dalam pembelian tanah. Penjual memberikan kepada pembeli sampel tanah dari lahan yang dibeli. Oleh karena itu, menurut penggunaan bahasa Yunani kuno, jaminan itu juga berarti sampel. Sebagai jaminan, Roh Kudus adalah sampel dari apa yang akan kita warisi dari Allah Tritunggal. 
(The Conclusion of the New Testament, hal. 1083, 1085-1086)

Bacaan Tambahan: The Conclusion of the New Testament, berita 101


FKKP kiriman Pak Domu Nababan :
Rabu, 28 Oktober 2026  

Galatia. 4:7
*_"Jadi, kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh perbuatan Allah."_*

Galatia. 3:29
*_" Lagi pula, jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan ahli waris menurut janji Allah."_*
        
 *“Jadi, kamu adalah … anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh perbuatan Allah”* 
Kaum beriman Perjanjian Baru bukan lagi hamba untuk bekerja di bawah hukum Taurat melainkan putra dalam hayat di bawah kasih karunia.
Kaum beriman Perjanjian Baru menjadi ahli-ahli waris Allah bukan melalui hukum Taurat atau melalui bapak mereka secara daging melainkan melalui Allah, bahkan Allah Tritunggal—Bapa, yang mengutus Putra dan Roh; Putra, yang merampungkan penebusan bagi keputraan ; & Roh itu, yang melaksanakan keputraan di dalam kita.
 *“Lagi pula, jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan ahli waris menurut janji Allah”* 
Untuk menjadi keturunan Abraham, kita harus milik Kristus, menjadi bagian dari Kristus.
Karena kita esa dengan Kristus, kita adalah keturunan Abraham, ahli-ahli waris menurut janji, mewarisi berkat yang dijanjikan Allah, yang adalah Roh yang almuhit sebagai perampungan ultima dari Allah yang telah melalui proses, yang adalah bagian kita.
Di bawah wasiat yang baru, kaum beriman sebagai umat pilihan Allah, menjadi putra-putra yang dewasa penuh, adalah ahli-ahli waris sedemikian, bukan di bawah hukum Taurat melainkan di dalam Kristus.
Dalam ekonomi Perjanjian Baru Allah, kaum beriman sebagai umat pilihan Allah, sebagai putra-putra Allah, adalah ahli-ahli waris sedemikian, bukan di bawah hukum Taurat tetapi di dalam Kristus. 
Sebelum janji ini digenapi, hukum Taurat diberikan untuk menjadi penjaga umat pilihan Allah. Kemudian, pada waktu yang telah ditentukan, Kristus, keturunan yang dijanjikan, datang untuk menggenapi janji Allah kepada Abraham. 
Sekarang kita berada di dalam Kristus, Dia yang telah menggenapi janji itu, untuk mewarisi janji yang telah digenapi & menikmati berkat janji kepada Abraham. Berkat ini adalah Allah Tritunggal yang telah melalui proses sebagai Roh pemberi-hayat yang almuhit.
Penebusan & pembenaran menyelesaikan masalah kita dengan Allah & mendamaikan kita dengan Allah. Kelahiran kembali menghidupkan kita dengan hayat Allah & membawa kita ke dalam hubungan hayat, persatuan organik, dengan Allah. 
Karena itu, kelahiran kembali mengakibatkan & menghasilkan pengharapan yang hidup. Kelahiran kembali semacam itu terjadi melalui kebangkitan Kristus dari antara orang mati. 
 Ketika Kristus dibangkitkan, kita, orang-orang beriman-Nya, semuanya tercakup di dalam Dia. Dengan demikian, kita dibangkitkan bersama Dia . 
Dalam kebangkitan-Nya, Ia membagikan hayat ilahi ke dalam kita & menjadikan kita serupa dengan Dia dalam hayat & sifat. *_Inilah faktor dasar kelahiran kembali kita untuk menjadi ahli-ahli waris Allah._*
*_Begitu seseorang dilahirkan di bumi, ia memiliki hak untuk menikmati warisan bumiah._* Berdasarkan prinsip yang sama, begitu seseorang dilahirkan kembali oleh Allah dengan Roh-Nya, ia dilahirkan ke dalam pengharapan yang hidup, & pengharapan yang hidup ini adalah warisan  dari segala berkat rohani & surgawi yang berkaitan dengan hayat kekal. 
Setiap hari kita perlu mengambil warisan ini & menikmatinya.
Melalui kelahiran kembali dalam kebangkitan Kristus, kita telah menjadi ahli-ahli waris untuk mewarisi Allah Tritunggal sebagai warisan kita, dengan Roh Kudus sebagai jaminan. 
 *"Allah adalah warisan kita.* 
Kita akan mewarisi segala adanya Allah & yang Allah miliki. 
 *_Allah memberikan Roh Kudus-Nya kepada kita bukan hanya sebagai garansi atas warisan kita, yang menjamin warisan kita, tetapi juga sebagai pencicipan dari apa yang akan kita warisi dari Allah._*



Penulis : Anita Handayani 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung dan mempostingkan komentar nya 🌺👍

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Label

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...