slideshow

Foto Kenangan

FKKP Selasa, 2-11-2026 Zakharia 4:7b Zakharia 3:9

Selasa, November 03, 2026 | | | |

  

 FKKP Selasa, 2-11-2026 

Zakharia 4:7b Zakharia 3:9   

FKKP artinya Firman Kudus untuk Kebangunan Pagi. 

Judul buku FKKP nya : Kaum Beriman.


Zakharia 4:7b (TB) 

... Ia akan mengangkat batu utama, sedang orang bersorak: Bagus! Bagus sekali batu itu!"

Doa Baca Zakharia 4:7b (TB)

Ya Tuhan Yesus, terima kasih karena oleh anugerah dan kuasa-Mu, segala rintangan dapat disingkirkan. Engkaulah Batu Utama yang sempurna dan mulia. Biarlah hidupku memuliakan nama-Mu, dan segala pujian hanya bagi-Mu.

Tuhan, sempurnakan pembangunan rohani-Mu dalam hidupku, sehingga aku menjadi bagian dari pekerjaan-Mu yang berkenan kepada-Mu.

Dalam nama Tuhan Yesus. Amin. 🙏❤️


Zakharia 3:9 (TB)  

Sebab sesungguhnya permata yang telah Kuserahkan kepada Yosua — satu permata yang bermata tujuh — sesungguhnya Aku akan mengukirkan ukiran di atasnya, demikianlah firman TUHAN semesta alam, dan Aku akan menghapuskan kesalahan negeri ini dalam satu hari saja.

Doa Baca Zakharia 3:9 (TB)

Ya Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah Batu yang berharga, yang memiliki kepenuhan penglihatan dan hikmat Allah. Terima kasih atas karya penebusan-Mu yang sempurna, yang menghapuskan dosa dan kesalahanku.

Tuhan, ukirlah kehendak-Mu dalam hatiku dan bentuklah hidupku sesuai dengan kehendak-Mu. Aku bersyukur atas pengampunan dosa melalui karya salib-Mu yang sempurna.

Dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Amin. 🙏❤️



FKKP kiriman Bu Ida Pangaribuan :


Selasa, 03 Nov 2026 
MINGGU 5 -- HARI 2

*Rawatan Pagi*

Zakharia 4:7 
*Ia akan mengangkat batu utama, sedang orang bersorak: Bagus! Bagus sekali batu itu!*

Zakharia 3:9 
*Sebab sesungguhnya permata yang telah Kuserahkan kepada Yosua-satu permata yang bermata tujuh sesungguhnya Aku akan mengukirkan ukiran di atasnya, demikianlah firman TUHAN semesta alam, dan Aku akan menghapuskan kesalahan negeri ini dalam satu hari saja*.

Yesus Kristus adalah batu bagi bangunan Allah.... Menurut Kisah Para Rasul 4:12, batu ini adalah Dia yang di dalamnya kita dapat diselamatkan. Jadi, Dia adalah Batu-Penyelamat. Sebagai Batu-Penyelamat, Dia itu kokoh padat, kuat, dan dapat diandalkan..Batu ini adalah batu karang, batu fondasi, dan batu penjuru. Dalam Zakharia 4:7 kita melihat bahwa Dia bahkan adalah batu utama. Kristus adalah bahan bagi bangunan Allah. Bangunan Allah seluruhnya berasal dari Kristus. 


Batu utama dengan seruan "Kasih karunia, kasih karunia baginya!" [Za. 4:7, Tl.] menandakan Kristus, yang adalah kasih karunia sebagai batu, yang padanya ada tujuh mata Yehova, Roh Allah yang diintensifkan tujuh ganda bagi perampungan pembangunan kembali Bait Allah (Za. 3:9; 4:7-10; Why. 5:6). Mengangkat batu utama adalah merampungkan bangunan itu...Bagi bangunan Allah, Kristus adalah batu dalam tiga aspek. Kristus adalah batu fondasi untuk menopang bangunan Allah (Yes. 28:16; 1 Kor. 3:11), batu penjuru untuk menggabungkan anggota-anggota orang Yahudi dan bukan Yahudi dari Tubuh-Nya (Ef. 2:20; 1 Ptr. 2:6), dan batu utama untuk merampungkan bangunan Allah. 

*Pembacaan Hari Ini*

Tahukah Anda, apakah Tuhan Yesus hari ini? Ia adalah batu. Ia adalah Anak Domba juga Singa untuk menjadi batu itu. Setelah menghapuskan kesalahan dan mengalahkan semua musuh, Ia sekarang sedang membangun... Sekarang kita bisa mengerti, mengapa dalam kunjungan-Nya yang terakhir ke Yerusalem, Tuhan Yesus menunjukkan kepada tukang-tukang bangunan Yahudi bahwa yang mereka tolak bukan saja Anak Domba, Sang Penebus, dan Singa, Pemenang itu, tetapi juga batu, batu penjuru itu. Setelah kematian dan kebangkitan-Nya, datanglah zaman gereja, yaitu zaman pembangunan Allah. Bagi pembangunan gereja. Kristus adalah batu karang. Seperti yang dikatakan-Nya kepada Petrus, "Engkau adalah batu, dan di atas batu karang ini Aku akan membangun gereja-Ku (Mat. 16:18, TL). Setelah penyaliban dan kebangkitan, zaman ini menjadi zaman batu karang, zaman batu Ini adalah zaman pembangunan.

Kelihatannya sepanjang berabad-abad tidak ada orang yang menyadari bahwa zaman ini bukan hanya zaman penebusan dan zaman kemenangan, tetapi yang lebih utama ialah zaman pembangunan. Kristus hari ini adalah batu itu.... Puji Tuhan! Dia sekarang adalah Singa-Anak Domba-batu. Kemenangan-Nya dan penebusan-Nya adalah untuk menjadikan Dia itu batu. Jika Dia tidak mengalahkan musuh dan menghapuskan kesalahan, tidak ada jalan bagi-Nya untuk menggenapkan pekerjaan pembangunan Allah! Haleluya! Tuhan Yesus kita sekarang adalah Singa-Anak Domba-batu!

Batu ini bermata tujuh. Ini merupakan butir penting. Ketujuh mata ini adalah tujuh Roh Allah, dan tujuh Roh Allah adalah pelita yang menyala-nyala, bersinar -sinar. Apakah fungsi mata itu? Sudah tentu untuk melihat. Namun, ketujuh mata Kristus bukan untuk melihat berbagai perkara, melainkan untuk melihat kita, menatap kita. Tidak diragukan. ketujuh mata dari batu pembangunan ini adalah untuk mentransfusi dan menginfus. Bila la menatap kita, kita akan mengerti la senang atau susah...Melalui menatap kita. Ia mentransfusikan semua apa adanya diri-Nya ke dalam diri kita.... Ketujuh Roh Allah adalah untuk menyalurkan hayat karena, dalam Alkitab. Roh itu adalah Roh hayat. Ketujuh pelita adalah untuk menerangi, memeriksa, menyingkapkan, dan menghakimi dalam pergerakan Allah. Ini adalah untuk administrasi Allah. Transfusi melalui mata, penyaluran hayat melalui Roh Allah, dan penerangan, pemeriksaan, penyingkapan, dan penghakiman oleh ketujuh pelita semua-nya terdapat dalam Kitab Wahyu. Semuanya adalah untuk Yerusalem Baru. Sebelum kita memasuki kehidupan gereja, kita tidak pernah mendengar segala perkara ini. Tetapi setelah kita berada di dalam gereja, kita mengalami sesuatu yang bersinar di dalam kita untuk memeriksa setiap rahasia seumur hidup kita.



FKKP kiriman Pak Domu Nababan :

Selasa, 03 November  2026 

 Zakharia. 4:7
*_… Ia akan mengangkat batu utama, sedang orang bersorak: Bagus! Bagus sekali batu itu!_*

 Zakharia. 3:9
*_Sebab sesungguhnya permata yang telah Kuserahkan kepada Yosua—satu permata yang bermata tujuh—sesungguhnya Aku akan mengukirkan ukiran di atasnya, demikianlah firman TUHAN semesta alam, dan Aku akan menghapuskan kesalahan negeri ini dalam satu hari saja._*

Kristus adalah batu hidup, batu fondasi, batu penjuru, & batu utama dari bangunan Allah; setelah dilahirkan dari Allah, kaum beriman dalam Kristus ditransformasi menjadi batu-batu permata yang hidup bagi pembangunan gereja sebagai rumah rohani Allah. 
Kristus sebagai batu dengan tujuh mata, yang melambangkan tujuh Roh Allah, Roh yang diintensifkan tujuh ganda ; Roh yang diintensifkan tujuh ganda juga dilambangkan oleh tujuh mata Anak Domba & tujuh obor yang menyala-nyala di hadapan takhta Allah :
Pelita adalah untuk menerangi, menyelidiki, menyingkapkan, menghakimi, serta membakar, & mata adalah untuk menginfus; tujuh mata menginfus semua adanya Anak Domba-batu itu ke dalam kita untuk menjadikan kita kaki pelita emas-Nya.
Jalan agar kita menjadi batu-batu hidup adalah datang kepada-Nya & dilihat oleh Dia; sewaktu Tuhan menerangi & menghakimi kita, Dia memandang kita & menginfuskan diri-Nya ke dalam kita bagi transformasi kita ke dalam gambar-Nya; kita semua perlu berada di bawah penerangan tujuh pelita, pandangan tujuh mata itu, & pembagian hayat Roh yang diperkuat tujuh ganda. Ketika Kristus sebagai batu hidup dari kasih karunia Allah disusun ke dalam diri kita melalui pengalaman subjektif kita akan Dia, Dia menjadi bantal kita bagi perhentian kita untuk menjadikan kita tiang dalam bangunan Allah. 
*_Sebagai Batu-Penyelamat, Dia itu kokoh padat, kuat, & dapat diandalkan._* 
▪️Batu ini adalah batu karang,
▪️Batu fondasi, & 
▪️Batu penjuru.
*Tahukah Anda, apakah Tuhan Yesus hari ini?* _Ia adalah batu._
Ia adalah Anak Domba juga Singa untuk menjadi batu itu. Setelah menghapuskan kesalahan & mengalahkan semua musuh, Ia sekarang sedang membangun. 
Setelah kematian dan kebangkitan-Nya, datanglah zaman gereja, yaitu zaman pembangunan Allah. Bagi pembangunan gereja, Kristus adalah batu karang. 
_Kelihatannya sepanjang berabad-abad tidak ada orang yang menyadari bahwa zaman ini bukan hanya zaman penebusan dan zaman kemenangan, tetapi yang lebih utama ialah zaman pembangunan._  Kristus hari ini adalah batu itu. 
    Puji Tuhan...
Dia sekarang adalah Singa-Anak Domba-batu. Kemenangan-Nya & penebusan-Nya adalah untuk menjadikan Dia itu batu. Jika Dia tidak mengalahkan musuh dan menghapuskan kesalahan, tidak ada jalan bagi-Nya untuk menggenapkan pekerjaan pembangunan Allah!
 Haleluya....
Tuhan Yesus kita sekarang adalah Singa-Anak Domba-batu!!
*Batu ini bermata tujuh.* Ini merupakan butir penting. 
Ketujuh mata ini adalah tujuh Roh Allah, & tujuh Roh Allah adalah pelita yang menyala-nyala, bersinar-sinar. 
*_Apakah fungsi mata itu?_* Sudah tentu untuk melihat. 
Namun, ketujuh mata Kristus bukan untuk melihat berbagai perkara, melainkan untuk melihat kita, menatap kita. 
Tidak diragukan, ketujuh mata dari batu pembangunan ini adalah untuk mentransfusi & menginfus. Bila Ia menatap kita, kita akan mengerti Ia senang atau susah.  Melalui menatap kita, Ia mentransfusikan semua apa adanya diri-Nya ke dalam diri kita.
*_Ketujuh Roh Allah_*  adalah untuk menyalurkan hayat karena, dalam Alkitab, Roh itu adalah Roh hayat. 
*_Ketujuh pelita_* adalah untuk menerangi, memeriksa, menyingkapkan, & menghakimi dalam pergerakan Allah. 
Ini adalah untuk administrasi Allah. Transfusi melalui mata, penyaluran hayat melalui Roh Allah, dan penerangan, pemeriksaan, penyingkapan, dan penghakiman oleh ketujuh pelita semuanya terdapat dalam Kitab Wahyu. *_Semuanya adalah untuk Yerusalem Baru._*



FKKP kiriman Pak Domu Nababan :


Selasa, 03 November  2026 

 Zakharia. 4:7
*_… Ia akan mengangkat batu utama, sedang orang bersorak: Bagus! Bagus sekali batu itu!_*
 Zakharia. 3:9

*_Sebab sesungguhnya permata yang telah Kuserahkan kepada Yosua—satu permata yang bermata tujuh—sesungguhnya Aku akan mengukirkan ukiran di atasnya, demikianlah firman TUHAN semesta alam, dan Aku akan menghapuskan kesalahan negeri ini dalam satu hari saja._*

Kristus adalah batu hidup, batu fondasi, batu penjuru, & batu utama dari bangunan Allah; setelah dilahirkan dari Allah, kaum beriman dalam Kristus ditransformasi menjadi batu-batu permata yang hidup bagi pembangunan gereja sebagai rumah rohani Allah. 
Kristus sebagai batu dengan tujuh mata, yang melambangkan tujuh Roh Allah, Roh yang diintensifkan tujuh ganda ; Roh yang diintensifkan tujuh ganda juga dilambangkan oleh tujuh mata Anak Domba & tujuh obor yang menyala-nyala di hadapan takhta Allah :
Pelita adalah untuk menerangi, menyelidiki, menyingkapkan, menghakimi, serta membakar, & mata adalah untuk menginfus; tujuh mata menginfus semua adanya Anak Domba-batu itu ke dalam kita untuk menjadikan kita kaki pelita emas-Nya.
Jalan agar kita menjadi batu-batu hidup adalah datang kepada-Nya & dilihat oleh Dia; sewaktu Tuhan menerangi & menghakimi kita, Dia memandang kita & menginfuskan diri-Nya ke dalam kita bagi transformasi kita ke dalam gambar-Nya; kita semua perlu berada di bawah penerangan tujuh pelita, pandangan tujuh mata itu, & pembagian hayat Roh yang diperkuat tujuh ganda. Ketika Kristus sebagai batu hidup dari kasih karunia Allah disusun ke dalam diri kita melalui pengalaman subjektif kita akan Dia, Dia menjadi bantal kita bagi perhentian kita untuk menjadikan kita tiang dalam bangunan Allah. 
*_Sebagai Batu-Penyelamat, Dia itu kokoh padat, kuat, & dapat diandalkan._* 
▪️Batu ini adalah batu karang,
▪️Batu fondasi, & 
▪️Batu penjuru.
*Tahukah Anda, apakah Tuhan Yesus hari ini?* _Ia adalah batu._
Ia adalah Anak Domba juga Singa untuk menjadi batu itu. Setelah menghapuskan kesalahan & mengalahkan semua musuh, Ia sekarang sedang membangun. 
Setelah kematian dan kebangkitan-Nya, datanglah zaman gereja, yaitu zaman pembangunan Allah. Bagi pembangunan gereja, Kristus adalah batu karang. 
_Kelihatannya sepanjang berabad-abad tidak ada orang yang menyadari bahwa zaman ini bukan hanya zaman penebusan dan zaman kemenangan, tetapi yang lebih utama ialah zaman pembangunan._  Kristus hari ini adalah batu itu. 
    Puji Tuhan...
Dia sekarang adalah Singa-Anak Domba-batu. Kemenangan-Nya & penebusan-Nya adalah untuk menjadikan Dia itu batu. Jika Dia tidak mengalahkan musuh dan menghapuskan kesalahan, tidak ada jalan bagi-Nya untuk menggenapkan pekerjaan pembangunan Allah!
 Haleluya....
Tuhan Yesus kita sekarang adalah Singa-Anak Domba-batu!!
*Batu ini bermata tujuh.* Ini merupakan butir penting. 
Ketujuh mata ini adalah tujuh Roh Allah, & tujuh Roh Allah adalah pelita yang menyala-nyala, bersinar-sinar. 
*_Apakah fungsi mata itu?_* Sudah tentu untuk melihat. 
Namun, ketujuh mata Kristus bukan untuk melihat berbagai perkara, melainkan untuk melihat kita, menatap kita. 
Tidak diragukan, ketujuh mata dari batu pembangunan ini adalah untuk mentransfusi & menginfus. Bila Ia menatap kita, kita akan mengerti Ia senang atau susah.  Melalui menatap kita, Ia mentransfusikan semua apa adanya diri-Nya ke dalam diri kita.
*_Ketujuh Roh Allah_*  adalah untuk menyalurkan hayat karena, dalam Alkitab, Roh itu adalah Roh hayat. 
*_Ketujuh pelita_* adalah untuk menerangi, memeriksa, menyingkapkan, & menghakimi dalam pergerakan Allah. 
Ini adalah untuk administrasi Allah. Transfusi melalui mata, penyaluran hayat melalui Roh Allah, dan penerangan, pemeriksaan, penyingkapan, dan penghakiman oleh ketujuh pelita semuanya terdapat dalam Kitab Wahyu. *_Semuanya adalah untuk Yerusalem Baru._*




Penulis : Anita Handayani 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung dan mempostingkan komentar nya 🌺👍

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Label

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...