slideshow

Foto Kenangan

Yohanes 17:11

Senin, Mei 25, 2026 | |

YOHANES 17:11


Yohanes 17:11 (TB)  Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.


Bpk. Pdt. Marnangkok Situmorang tanya dong :

Apakah ayat ini artinya Tuhan Yesus menghendaki hanya ada 1 gereja, bukan banyak gereja?

Ayat ini di klaim oleh orang Katolik


Jawab Pdt. Marnangkok Situmorang :

Shalom. 

Klaim spt ini hanya sepihak dan tidak benar dalam menurut perkataan Tuhan Yesus sendiri, krn Yesus memberikan Amanat Agung-Nya agar para murid-Nya menjadikan segala bangsa murid Kristus, membaptis mereka dalam nama  Bapa Anak dan Roh Kudus, dan mengajar mrk melakukan kebenaran (Matius 28:18-20). 

Pengikutnya Kristus dalam kehidupan berimannya harus memahami dan masuk kedalam *Persekutuan Kekal Allah Tritunggal Maha Kudus* (supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita). 

Kebenaran "*menjadi satu sama spt Kita*" ini hanya dapat kita alami dan nikmati di dalam *Tuhan Yesus Kristus krn Dia adalah jalan dan kebenaran dan hidup*.  

Tuhan Yesus melindungi perjalanan iman kita dengan bimbingan Roh Kudus-Nya. 📖🕊️


Jawaban AI Google ttg Makna Rohani Yohanes 17:11 : 

Yohanes 17:11 adalah bagian dari Doa Imam Besar Yesus sebelum Ia disalibkan. Secara rohani, ayat ini memuat dua kebenaran utama: permohonan agar umat-Nya dipersatukan dalam kasih ilahi dan dipelihara dalam kekudusan oleh kuasa Allah Bapa. 

Poin-poin makna rohani dari ayat ini:

Kesatuan Umat Allah: Yesus berdoa agar para pengikut-Nya bersatu "sama seperti Kita [Bapa dan Anak] adalah satu". Ini bukan keseragaman organisasi, melainkan kesatuan dalam kasih, tujuan, dan persekutuan yang mencerminkan hubungan antara Allah Bapa dan Yesus Kristus.

Perlindungan dalam Nama Allah: Yesus memohon agar Bapa memelihara para murid "dalam nama-Nya". Nama dalam Alkitab melupakan karakter, otoritas, dan kehadiran Allah. Ini memberikan jaminan bahwa orang percaya dijaga oleh kuasa dan sifat Allah yang kudus di tengah dunia yang sering kali memusuhi kebenaran.

Identitas sebagai Milik Allah: Ayat ini menegaskan bahwa orang percaya adalah milik Allah Bapa yang diberikan kepada Yesus. Status ini memberikan kepastian keselamatan dan panggilan untuk hidup sebagai saksi-saksi-Nya di dunia. 


Makna rohani kesatuan dalam Yohanes 17:11 berfokus pada kesatuan rohani yang bersumber dari hubungan Allah Bapa dan Anak. Ketika dibandingkan dengan konsep kesatuan gereja di ayat-ayat Perjanjian Baru lainnya, makna ini diperluas menjadi aplikasi praktis dalam kehidupan jemaat.

Berikut adalah perbandingan mendalam antara Yohanes 17:11 dengan ayat-ayat utama tentang kesatuan gereja:


Tabel Perbandingan Teologis Kesatuan
DimensiYohanes 17:11 (Doa Yesus)Efesus 4:3-6 (Surat Paulus)1 Korintus 12:12-27 (Tubuh Kristus)
Sumber KesatuanHubungan ilahi antara Bapa dan Anak.Satu Roh, satu Tuhan, satu Allah dan Bapa.Satu Roh melalui baptisan kudus.
Bentuk KesatuanPersekutuan kasih yang ilahi.Kesatuan roh dalam ikatan damai sejahtera.Keragaman karunia dalam satu tubuh.
Tujuan UtamaPerlindungan rohani agar umat tidak terpecah.Pertumbuhan jemaat menuju kedewasaan penuh.Saling memedulikan dan melengkapi.



Perbedaan Pendekatan dan Makna

Yohanes 17:11 sebagai Fondasi Rohani: Yesus berdoa untuk kesatuan yang bersifat organis-mistis. Artinya, kesatuan ini sudah ada sejak awal karena orang percaya telah dipersatukan di dalam nama Bapa. Ini adalah status rohani yang diberikan oleh Allah.

Efesus 4:3-6 sebagai Tugas Praktis: Rasul Paulus menekankan bahwa kesatuan yang sudah diberikan oleh Allah tersebut harus dipelihara dengan sungguh-sungguh. Ayat ini menuntut kerendahan hati, kelemahlembutan, dan kesabaran di antara anggota jemaat untuk menjaga damai sejahtera.

1 Korintus 12:12-27 sebagai Realitas Keberagaman: Berbeda dengan anggapan bahwa bersatu berarti harus seragam, Paulus menjelaskan bahwa kesatuan gereja justru merayakan perbedaan. Seperti anggota tubuh (mata, tangan, kaki), perbedaan karunia dan fungsi di dalam gereja ada untuk saling membangun, bukan untuk memecah belah.

Kesimpulan:

Kesatuan gereja bukanlah sekadar kesepakatan organisasi atau keseragaman liturgi. Kesatuan gereja adalah cerminan langsung dari sifat trinitaris Allah (Bapa dan Anak adalah satu) yang dihidupi secara nyata melalui kasih, toleransi atas perbedaan, dan kerja sama antar-umat beriman.


Yohanes 17:11 (TB)  Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.


Efesus 4:3-6 (TB)  Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera: 

satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu,

satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, 

satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.


1 Korintus 12:12-27 (TB)  Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus.

Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.

Karena tubuh juga tidak terdiri dari satu anggota, tetapi atas banyak anggota. 

Andaikata kaki berkata: "Karena aku bukan tangan, aku tidak termasuk tubuh", jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh?

Dan andaikata telinga berkata: "Karena aku bukan mata, aku tidak termasuk tubuh", jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh?

Andaikata tubuh seluruhnya adalah mata, di manakah pendengaran? Andaikata seluruhnya adalah telinga, di manakah penciuman?

Tetapi Allah telah memberikan kepada anggota, masing-masing secara khusus, suatu tempat pada tubuh, seperti yang dikehendaki-Nya.

Andaikata semuanya adalah satu anggota, di manakah tubuh? 

Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh. 

Jadi mata tidak dapat berkata kepada tangan: "Aku tidak membutuhkan engkau." Dan kepala tidak dapat berkata kepada kaki: "Aku tidak membutuhkan engkau."

Malahan justru anggota-anggota tubuh yang nampaknya paling lemah, yang paling dibutuhkan. 

Dan kepada anggota-anggota tubuh yang menurut pemandangan kita kurang terhormat, kita berikan penghormatan khusus. Dan terhadap anggota-anggota kita yang tidak elok, kita berikan perhatian khusus.

Hal itu tidak dibutuhkan oleh anggota-anggota kita yang elok. Allah telah menyusun tubuh kita begitu rupa, sehingga kepada anggota-anggota yang tidak mulia diberikan penghormatan khusus,

supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan. 

Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita.

Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.



Penulis : Anita Hadayani


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung dan mempostingkan komentar nya 🌺👍

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Label

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...