FKKP Rabu, 23-9-2026 Kisah Para Rasul 20:28 Ibrani 13:20
Kisah Para Rasul 20:28 (TB2)
Jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi pengawas untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri.
🙏 Doa Baca Kisah Para Rasul 20:28 (TB2)
Tuhan Yesus, ajar aku untuk terlebih dahulu menjaga hati dan hidupku agar tetap dekat kepada-Mu. Pimpin aku melalui Roh Kudus supaya aku dapat mengasihi, menjaga, dan melayani setiap jiwa yang Engkau percayakan kepadaku dengan setia dan rendah hati. Biarlah aku selalu ingat bahwa setiap jiwa sangat berharga karena telah Engkau tebus dengan darah-Mu. Amin.
Berikut doa untuk merenungkan Kisah Para Rasul 20:28 (TB2):
Jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi pengawas untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri.
### Doa Saat Membaca Ayat Ini
Bapa yang Kudus,
Terima kasih untuk Firman-Mu pagi ini dari Kisah Para Rasul 20:28. Terima kasih karena Engkau telah menebus jemaat-Mu, menebus aku, bukan dengan emas atau perak, melainkan dengan darah Anak-Mu sendiri yang mahal.
Roh Kudus, tolong aku hari ini untuk mengerti firman ini.
Pertama, ajar aku untuk menjaga diriku. Sebelum aku menjaga orang lain, jaga hatiku, pikiranku, dan hidupku tetap di dalam kebenaran-Mu. Jauhkan aku dari kelalaian, dari kesombongan, dan dari dosa yang tidak terlihat. Biarlah hidupku sendiri menjadi teladan.
Kedua, ingatkan aku akan tanggung jawabku atas kawanan yang Kau percayakan. Baik sebagai pemimpin, orang tua, pelayan, maupun sebagai sesama saudara seiman. Mampukan aku untuk menggembalakan, bukan dengan kekuatanku, tetapi dengan kasih dan kesabaran seperti Kristus.
Terima kasih karena Engkau sendiri yang menetapkan dan mempercayakan pelayanan ini. Aku tidak mampu sendiri, tetapi Roh Kudus-Mu yang akan memampukan aku.
Aku serahkan diriku dan seluruh jemaat-Mu ke dalam tangan-Mu. Gembalakanlah kami semua di dalam kasih-Mu.
Dalam nama Tuhan Yesus, Gembala Agung kami, aku berdoa. Amin.
---
Doa Singkat untuk Para Pemimpin / Gembala Jemaat
Jika Anda berdoa sebagai pemimpin:
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mempercayakan kawanan ini kepadaku. Ini bukan milikku, ini adalah jemaat Allah yang Kau beli dengan darah-Mu sendiri. Beri aku hati seorang pengawas yang berjaga-jaga, yang setia, dan yang penuh kasih. Tolong aku untuk menjaga diriku tetap kudus, dan menjaga domba-domba-Mu dengan firman dan doa. Jauhkan kawanan ini dari serigala dan penyesatan. Amin.
Ibrani 13:20
(Versi Pemulihan)
Kiranya Allah damai sejahtera, yang dengan darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati Gembala Agung segala domba, yaitu Yesus, Tuhan kita,
🙏 Doa Baca Ibrani 13:20
Tuhan Yesus, Engkaulah Gembala Agung yang telah bangkit dari antara orang mati melalui darah perjanjian yang kekal. Pimpinlah aku untuk selalu mengikuti suara-Mu, hidup dalam damai sejahtera-Mu, dan tetap setia kepada-Mu dalam setiap keadaan. Biarlah hidupku berada dalam pemeliharaan dan kehendak-Mu. Amin.
Berikut doa untuk merenungkan Ibrani 13:20 (Versi Pemulihan):
Kiranya Allah damai sejahtera, yang dengan darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati Gembala Agung segala domba, yaitu Yesus, Tuhan kita,
### Doa Saat Membaca Ayat Ini
Allah damai sejahtera,
Puji syukur kepada-Mu. Engkau bukan Allah yang jauh dan menakutkan, Engkau adalah Allah damai sejahtera itu sendiri. Terima kasih untuk damai yang Kau berikan melalui darah perjanjian yang kekal.
Tuhan Yesus, terima kasih, Engkau adalah Gembala Agung segala domba. Engkau telah mati bagi kami, dan Bapa telah membawa Engkau kembali dari antara orang mati. Kebangkitan-Mu adalah bukti bahwa perjanjian yang kekal itu telah selesai, dosaku telah diampuni, dan aku memiliki damai dengan Allah untuk selama-lamanya.
Hari ini aku datang sebagai salah satu domba-Mu.
Gembala Agung, gembalakanlah aku. Tuntun aku keluar dari kegelisahan, dari ketakutan, dan dari usahaku sendiri. Bawa aku kembali ke dalam damai sejahtera-Mu.
Biarlah darah perjanjian-Mu yang kekal itu berbicara lebih kuat daripada kegagalanku, kesalahanku, dan tuduhan si jahat. Aku aman di dalam perjanjian-Mu.
Aku percaya dan bersandar hanya kepada-Mu, Gembala Agung yang telah bangkit.
Dalam nama Yesus, Tuhan kami. Amin.
Doa Berkat dari ayat ini (lanjutan ay 21)
Jika Anda ingin melanjutkan doa berkat dari ayat ini:
Kiranya Allah damai sejahtera itu memperlengkapi aku dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya, dan mengerjakan di dalam aku apa yang berkenan kepada-Nya oleh Yesus Kristus. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.
FKKP kiriman Bu Ida Pangaribuan :
Rabu, 23 Sept 2026
MINGGU 5 -- HARI 3
*Rawatan Pagi*
Kisah Para Rasul 20:28
*Jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi pengawas untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah-Nya sendiri.*
Ibrani 13:20
*Kiranya Allah damai sejahtera, yang dengan darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati Gembala Agung segala domba, yaitu Yesus, Tuhan kita,*
Perkataan-perkataan Rasul Paulus (dalam Kisah Para Rasul 20:28) menegaskan [bahwa penggembalaan adalah inkorporasi ministri kerasulan dengan ministri surgawi Kristus untuk merawat kawanan domba Allah]
Meskipun Paulus dalam perjalanan yang mendesak untuk kembali ke Yerusalem, pada saat dia sedang mengadakan perjalanan, dia mengirimkan perkataan kepada para penatua di Efesus untuk datang kepadanya. Kemudian dia memberikan suatu perkataan yang panjang yang tercatat dalam Kisah Para Rasul 20 kepada mereka...
Kawanan domba itu adalah gereja
(lihat ayat 28-29) (Pengkajian-Kristalisasi Injil Yohanes, hal. 173)
Pembacaan Hari Ini
Allah membangkitkan Tuhan kita dari kematian untuk menjadi Gembala Agung untuk merampungkan Yerusalem Baru sesuai dengan perjanjian kekal Allah [lihat Ibr. 13:20].
Perkara penggembalaan kawanan domba Allah untuk tujuan utama dan perampungan akhir dari ekonomi kekal Allah ini juga disinggung dalam Kitab Kidung Agung. Dalam kitab ini Kristus menggembalakan orang yang mengejar dan mencari Dia.
Dalam Kidung Agung 1:7a pencari Kristus berkata, "Ceritakanlah kepadaku, jantung hatiku, di mana kakanda menggembalakan domba [untuk kepuasan]? Di mana kakanda membiarkan domba-domba berbaring pada petang hari (pada siang hari, Tl.) (untuk perhentian)?"
Gembala memberi respons kepada sang pencari dengan berkata, "Ikutilah jejak-jejak domba dan gembalakanlah anak-anak kambingmu di dekat perkemahan para gembala" (1:8b). Di bawah Tuhan sebagai Kepala Gembala ada banyak gembala lain. Para gembala tersebut menggembalakan mereka yang muda dekat perkemahan, yaitu di mana mereka tinggal.
Tuhan sedang menggembalakan semua orang yang mencari-Nya seperti bunga bakung, memelihara mereka, memberi mereka makan, dan menggembalakan mereka supaya mereka dapat bertumbuh [lihat 2:16].
Penggembalaan menghasilkan buah. Kita tidak seharusnya ingin menjadi pembicara besar untuk menonjolkan nama kita sendiri. Orang mungkin akan tertarik untuk datang mendengarkan kita, tetapi siapa yang akan merawat mereka setelah itu? Menyelenggarakan kampanye Injil secara besar-besaran tidak akan berhasil. Pada beberapa tempat hal ini telah di uji. Kita memiliki sidang injil yang besar dengan jumlah orang yang banyak, tetapi akhirnya tidak banyak dari mereka yang ditambahkan kepada gereja. Kita juga tidak seharusnya memakai orang-orang terkenal untuk bersaksi dalam sidang kita. Ini tidak akan menyelamatkan orang untuk ditambahkan kepada gereja. Bahkan jika seseorang itu adalah presiden dari negara tersebut, dia harus ada di dalam sidang sama seperti orang yang lain. Jalan yang dapat menyelamatkan orang secara efektif seharusnya kelompok vital kecil, dan setiap orang di dalam kelompok vital kecil ini harus menjadi seorang gembala. Dalam waktu singkat, gereja akan terbangun. Tidak ada jalan Jain yang lebih tepat dibandingkan dengan jalan penggembalaan ini.
Saya harap kita berdoa: "Tuhan, aku ingin dibangunkan. Mulai hari ini aku ingin menjadi gembala. Aku ingin pergi memberi makan orang, menggembalakan orang dan mengumpulkan mereka bersama menjadi satu kawanan." Dalam Yohanes 10 dan 21 Tuhan menggunakan tiga perkataan mengenai penggembalaan: memberi makan, menggembalakan, dan kawanan domba. Dia berkata, "Gembalakan (beri makan) domba-domba-Ku," dan, "Gembalakan domba-domba-Ku" (21:15-16). Dia juga mengatakan, "Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala" (10:16). Domba-domba lain ini adalah orang beriman bukan Yahudi yang akan digabungkan bersama kaum beriman Yahudi untuk menjadi satu kawanan. Tuhan menggunakan perkataan kawanan domba sebagai kata benda. Saya juga suka menggunakan kata itu sebagai kata kerja. Kita seharusnya belajar untuk memberi makan, menggembalakan, dan berkumpul menjadi satu kawanan. Semua gereja harus belajar bagaimana berkumpul menjadi satu kawanan sehingga mereka bisa terbaur bersama. Dalam atmosfer kumpulan kawanan ini, orang ditaklukkan, diyakinkan, dirawat, dan digerakkan oleh Tuhan. Semua gereja yang berdekatan harus dikumpulkan bersama menjadi satu kawanan supaya kaum saleh digembalakan dan digerakkan. Para penatua dan sekerja harus mengambil bagian untuk mempraktikkan hal ini. (Pengkajian-Kristalisasi Injil Yohanes, hal. 174-177, 179-180, 182-183)
Bacaan Tambahan: CWWL, 1980, vol. 2, "The Mending Ministry of John," bab 13
FKKP kiriman Pak Domu Nababan :
Rabu 23 September 2026
Kisah Para Rasul. 20:28
*_"Jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi pengawas untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah-Nya sendiri."_*
Ibrani. 13:20
*_"Kiranya Allah damai sejahtera, yang dengan darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati Gembala Agung segala domba, yaitu Yesus, Tuhan kita."_*
Perkataan Rasul Paulus berikut juga memperlihatkan inkorporasi ministri kerasulan dengan ministri surgawi Kristus untuk memperhatikan kawanan domba Allah
Tujuan & sasaran utama dari ministri kerasulan yang diinkorporasikan dengan ministri surgawi Kristus adalah untuk membangun Tubuh Kristus, yang akan merampungkan Yerusalem Baru bagi penggenapan ekonomi kekal Allah.
Perkara menggembalakan kawanan domba Allah bagi tujuan utama & perampungan ultima ekonomi kekal Allah bahkan disebutkan dalam Kitab Kidung Agung: Menggembalakan kaum beriman sangat penting bagi pertumbuhan mereka dalam hayat; kita harus mengambil jalan penggembalaan untuk memberitakan Injil & membangunkan gereja.
Semua gereja harus belajar bagaimana berkumpul sehingga mereka bisa dibaurkan bersama; para penatua & sekerja harus memimpin untuk melaksanakan hal ini.
Allah membangkitkan Tuhan kita dari kematian untuk menjadi Gembala Agung untuk merampungkan Yerusalem Baru sesuai dengan perjanjian kekal Allah.
Tuhan sedang menggembalakan semua orang yang mencari-Nya seperti bunga bakung, memelihara mereka, memberi mereka makan, & menggembalakan mereka supaya mereka dapat bertumbuh.
*_Penggembalaan menghasilkan buah._*
*~°Kita tidak seharusnya ingin menjadi pembicara besar untuk menonjolkan nama kita sendiri.°~*
Orang mungkin akan tertarik untuk datang mendengarkan kita, tetapi siapa yang akan merawat mereka setelah itu?
Menyelenggarakan kampanye Injil secara besar-besaran tidak akan berhasil. Pada beberapa tempat hal ini telah diuji.
Kita mungkin memiliki sidang Injil yang besar dengan jumlah orang yang banyak, tetapi akhirnya tidak banyak dari mereka yang ditambahkan kepada gereja.
Kita juga tidak seharusnya memakai orang-orang terkenal untuk bersaksi dalam sidang kita. ~°Ini tidak akan menyelamatkan orang untuk ditambahkan kepada gereja.°~
*Bahkan jika seseorang itu adalah presiden dari negara tersebut, dia harus ada di dalam sidang sama seperti orang yang lain.*
Jalan yang dapat menyelamatkan orang secara efektif seharusnya kelompok vital kecil, & setiap orang di dalam kelompok vital kecil ini harus menjadi seorang gembala. Dalam waktu singkat, gereja akan terbangun. Tidak ada jalan lain yang lebih tepat dibandingkan dengan jalan penggembalaan ini.
*“Tuhan, aku ingin dibangunkan. Mulai hari ini aku ingin menjadi gembala. Aku ingin pergi memberi makan orang, menggembalakan orang & mengumpulkan mereka bersama menjadi satu kawanan.”*
*_Dalam Yohanes 10 dan 21 Tuhan menggunakan tiga perkataan mengenai penggembalaan_* :
memberi makan,
menggembalakan, &
kawanan domba.
Kita seharusnya belajar untuk memberi makan, menggembalakan, & berkumpul menjadi satu kawanan. *Semua gereja harus belajar bagaimana berkumpul menjadi satu kawanan sehingga mereka bisa terbaur bersama.*
*_Dalam atmosfer kumpulan kawanan ini, orang ditaklukkan, diyakinkan, dirawat, & digerakkan oleh Tuhan._*
_Semua gereja yang berdekatan harus dikumpulkan bersama menjadi satu kawanan supaya kaum saleh digembalakan & digerakkan._
Para penatua & sekerja harus mengambil bagian untuk mempraktikkan hal ini.
Penulis : Anita Handayani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih sudah berkunjung dan mempostingkan komentar nya 🌺👍